Berebut Formasi CPNS di Kemenkumham Aceh | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Berebut Formasi CPNS di Kemenkumham Aceh

Berebut Formasi CPNS di Kemenkumham Aceh
Foto Berebut Formasi CPNS di Kemenkumham Aceh

SEBANYAK 30.736 putra-putri Aceh lulusan SMA/sederajat dinyatakan lulus administrasi seleksi CPNS di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). Mereka akan memperebutkan 583 posisi penjaga tahanan/napi (sipir) di berbagai rumah tahanan dan lembaga pemasyarakatan yang ada di Aceh.

Seperti diberitakan harian ini, kemarin, pendaftaran secara online yang dibuka mulai tanggal 1 sampai 26 Agustus 2017, jumlah pendaftar 44.464 orang. Namun berkas yang masuk ke Kanwil Kemenkumham Aceh hingga batas akhir, 31 Agustus 2017 mencapai 34.081 orang.

Dari jumlah berkas yang masuk itu, setelah diverifikasi ternyata yang memenuhi syarat 30.736 orang, sisanya tidak memenuhi syarat. Yang tak memenuhi syarat, antara lain karena nilai ijazah tak cukup, umur sudah melebihi 28 tahun pada 1 Agustus 2017, dan pelamar dari luar Aceh tetapi tidak memiliki kartu domisili Aceh.

Menurut Kakanwil Kemenkumham Aceh, A Yuspahruddin, bagi peserta dari Aceh yang sudah administrasi ini, akan diumumkan jadwal pengukuran tinggi dan berat badan, serta verifikasi ijazah asli melalui website pada tanggal 7 September 2017. Kegiatan ini akan dipusatkan di Stadion H Dimurthala, Lampineung, Banda Aceh pada tanggal 11 sampai 16 September mendatang.

Terkait lulusan S1 yang berkasnya diverifikasi di Jakarta, jumlah peserta dari Aceh yang dinyatakan lulus administrasi sekitar 7.000 orang. Peserta lulusan S1 ini akan mengikuti Tes Kompetensi Dasar (TKD) melalui komputer pada tanggal 11 sampai 16 September mendatang, di Banda Aceh. Namun, tempat atau lokasi tes yang pasti, sejauh ini belum ditentukan.

Para lulusan S1 dari berbagai disiplin ilmu itu akan memperebutkan 73 formasi, yakni 18 orang untuk pembimbing kemasyarakatan dengan kualifikasi pendidikan psikologi/sosiologi, dan hukum.

Kemudian 51 orang untuk analis keimigrasian pertama dengan kualifikasi pendidikan hukum, sosial politik, ekonomi, akuntansi, komunikasi, teknik informatika, ilmu komputer, sistem informasi, dan teknik. Selanjutnya untuk dokter umum satu orang dan perawat tiga orang.

Kita melihat, penerimaan CPNS di Kemenkumham ini mendapat sambutan yang luar biasa dari para pencari kerja di Aceh. Jumlah pelamar sampai puluhan ribu orang. Ini, tentu, bisa dimaklumi mengingat sejak lima tahun terakhir, pemerintah memberlakukan moratorium penerimaan CPNS di lingkungan berbagai instansi pemerintah, baik instansi vertikal maupun instansi horizontal.

Karena itulah kita berharap kepada para stakeholder dan semua pihak yang terlibat dalam proses seleksi penerima CPNS di Kemenkumham ini untuk bersikap jujur, netral, adil, dan tidak KKN. Ini penting kita garisbawahi agar peserta yang lulus seleksi akhir nantinya, benar-benar lulus atas kemampuannya sendiri dan kelak akan menjadi aparatur sipil negara yang handal, berintegritas dan berkarakter, serta berjiwa mengabdi dan melayani. Semoga! (uri/anni/addad/BH)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id