Ini Kata Polisi Terkait Pelaku Perampas Sepmor Warga Sultan Daulat | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Ini Kata Polisi Terkait Pelaku Perampas Sepmor Warga Sultan Daulat

Ini Kata Polisi Terkait Pelaku Perampas Sepmor Warga Sultan Daulat
Foto Ini Kata Polisi Terkait Pelaku Perampas Sepmor Warga Sultan Daulat

URI.co.id, SUBULUSSALAM – Enam pelaku perampasan sepeda motor milik warga Desa Namo Buaya, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam yang mengaku anggota leashing murni maling motor alias begal.

”Memang benar ada kasus perampasan sepmor, pelakunya mengaku anggota leashing tapi sebenarnya mereka maling,” kata Kapolres Aceh Singkil AKBP Ian Rizkian Milyardin yang dikonfirmasi melalui Kasatreskrim Polres Aceh Singkil, Iptu Agus Rikwayanto Diputra, SIK, kepada URI.co.id, Selasa (5/9/2017).

Baca: Ini Pengakuan Perampas Sepmor di Subulussalam untuk Menakut-nakuti Warga

Menurut Kasatreskrim Iptu Agus, berdasarkan hasil introgasi kepolisian, para pelaku merupakan warga asal Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara ini murni ingin mencuri sepmor dengan menyaru sebagai anggota leashing.

Padahal, kata Iptu Agus, jangankan menyaru, anggota leashing saja tidak dibenarkan mengambil sepmor dengan cara kekerasan atau merampas.

Bahkan berdasarkan keterangan korban, selain menyaru anggota leashing, pelaku perampasan juga sempat mengaku anggota polri.

Baca: Rampas Sepmor Warga Namo Buaya, Begini Nasib Warga Lubuk Pakam

Pelaku menyetop korban saat melintas seraya meminta dokumen kendaraan dam mengaku anggota kepolisian yang sedang menggelar rajia.

Korban ketakutan hingga sepmor miliknya dirampas pelaku.

Pelaku yang berjumlah enam orang menjalankan kasinya dengan menggunakan mobil Toyota Avanza warna hitam BK 1528 ML.

Aksi pelaku akhirnya berhasil digagalkan masyarakat dan akhirnya dikeroyok masyarakat yang geram karena diduga merupakan begal. (uri/homas/ebriani/TF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id