Ini Pengakuan Perampas Sepmor di Subulussalam untuk Menakut-nakuti Warga | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Ini Pengakuan Perampas Sepmor di Subulussalam untuk Menakut-nakuti Warga

Ini Pengakuan Perampas Sepmor di Subulussalam untuk Menakut-nakuti Warga
Foto Ini Pengakuan Perampas Sepmor di Subulussalam untuk Menakut-nakuti Warga

URI.co.id, SUBULUSSALAM – Pelaku perampasan atau begal sepeda motor warga Desa Namo Buaya, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, Selasa (5/9/2017) tadi pagi dikabarkan sempat mengaku-ngaku sebagai anggota Polri.

Pelaku yang merupakan penduduk Desa Sisi Dari, Kecamatan Beringin, Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara juga mengaku suruhan showroom namun tidak dapat menunjukan identitasnya.

Informasi yang dihimpun URI.co.id, aksi perampasan sepmor tersebut melibatkan enam pelaku dan berhasil digagalkan masyarakat.

Baca: Rampas Sepmor Warga Namo Buaya, Begini Nasib Warga Lubuk Pakam

Awalnya, warga menangkap satu pelaku bernama Sambudi (26) sementara lima rekannya melarikan diri ke arah Tapaktuan, Aceh Selatan hingga dikejar aparat kepolisian.

Perampasan dilakukan di sekitar Dusun Rikit tak jauh dari gudang Pertanian Subulussalam.

Pelaku yang ditangkap akhirnya dikeroyok masyarakat yang geram karena diduga merupakan begal.

Penangkapan pelaku setelah korban mengadu kepada orang tua dan para tetangganya. Beruntung, tak jauh dari rumah korban terdapat kerumanan warga yang sedang takjiah di tempat orang meninggal.

Baca: Pelajar Dibegal, Badannya Ditusuk Pakai Beling

“Begal mulai beraksi di Sultan Daulat, hati-hatilah,” demikian pesan warga yang mengabarkan aksi perampasan sepeda motor melalui whatshap.

AKP Jarwa Susianta yang sebelumnya merupakan Kapolsek Sultan Daulat ketika dikonfirmasi mengaku kalau dia baru saja menyelesaikan serah terima jabatan dengan penggantinya. Karenanya, AKP Jarwa tidak dapat memberikan keterangan.

Meski demikian, AKP Jarwa membenarkan adanya kejadian perampasan sepeda motor di wilayah hukum tempat yang pernah dia pimpin tersebut.

Baca: Pelaku Curanmor di Kantor BNNP Aceh Ditembak di Gayo Lues

“Memang saya ada dapat informasi tapi belum termonitor secara detail karena tadi pagi saya sudah serahterima jabatan. Lagi pula handphone saya ada masalah. Untuk informasi coba langsung saja ke Polres atau Kapolsek yang baru, mohon maaf ya tidak bisa memberikan keterangan,” ujar AKP Jarwa. (uri/atrya/ratama/SP)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id