Cegah Konflik Lahan Antara Perusahaan Perkebunan Dengan Warga, Ini Dilakukan Pemko Subulussalam | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Cegah Konflik Lahan Antara Perusahaan Perkebunan Dengan Warga, Ini Dilakukan Pemko Subulussalam

Cegah Konflik Lahan Antara Perusahaan Perkebunan Dengan Warga, Ini Dilakukan Pemko Subulussalam
Foto Cegah Konflik Lahan Antara Perusahaan Perkebunan Dengan Warga, Ini Dilakukan Pemko Subulussalam

URI.co.id, SUBULUSSALAM – Pemko Subulussalam segera melakukan ukur ulang terhadap lahan perusahaan pemilik Hak Guna Usaha (HGU) yang bergelut di bidang perkebunan kelapa sawit di daerah ini.

“Ukur ulang salah satu solusi mengantisipasi konflik antara perusahaan HGU dengan masyarakat sekitar,” kata Wali Kota Subulussalam, H Merah Sakti SH, dalam keterangan persnya kepada URI.co.id, Selasa (5/9/2017).

(Baca: DPRK: Ukur Ulang Areal PT APL)

Ukur ulang lahan HGU di Subulussalam ini diajukan Pemko Subulussalam kepada Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf dan Kakanwil BPN Aceh melalui surat resmi nomor 591.1/393/2017.

Surat tertanggal 4 September 2017  ditandatangani Wali Kota Subulussalam Merah Sakti.

Dalam surat Pemko Subulussalam meminta agar segera dilakukan ukur ulang terhadap lahan HGU tiga perusahaan di daerah itu.

Baca: Subulussalam Rusuh, Massa Bakar Truk dan Kantor PT Asdal

Ketiga perusahaan yang akan diukur ulang ini meliputi PT Asdal Prima Lestari (APL).

Kemudian PT Mitra Sejati Sejahtera Bersama (MSSB) yang kini telah diakuisisi PT Sumatra Plantation Unit (SPU) grup PT Asian Agri.

Selanjutnya PT Laot Bangko.

Pemko Subulussalam meminta agar ukur ulang tersebut segera dilaksanakan agar ada kepastian tapal batas perusahaan terkait. (uri/strid/lleonora/AE)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id