Mengintip Martunis, Si Bocah Ajaib Anak Angkat Ronaldo, Begini Kisah Hidupnya Sekarang | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Mengintip Martunis, Si Bocah Ajaib Anak Angkat Ronaldo, Begini Kisah Hidupnya Sekarang

Mengintip Martunis, Si Bocah Ajaib Anak Angkat Ronaldo, Begini Kisah Hidupnya Sekarang
Foto Mengintip Martunis, Si Bocah Ajaib Anak Angkat Ronaldo, Begini Kisah Hidupnya Sekarang

URI.co.id, BANDA ACEH – Martunis kini bukan lagi remaja. Ia sudah menanjak usia 20 tahun.

Ia terus berupaya tegar setelah impiannya menjadi polisi dan pemain bola profesional di klub sepakbola ternama di Portugal, Sporting Lisbon, kandas di tengah jalan.

Baca: Martunis Dapat Hadiah iPhone Mahal dari Cristiano Ronaldo

Ronaldo, Martunis dan Presiden Sporting Lisbon, Bruno de Carvalho.

Ronaldo, Martunis dan Presiden Sporting Lisbon, Bruno de Carvalho. (Google)

“Mungkin Allah punya rencana lain untuk saya,” katanya seperti dikutip URI.co.id dalam sebuah postingan di akun instagramnya dengan 83 ribu pengikut.

Sejak tidak lagi berlatih di Akademi Sepak Bola Sporting Lisbon , Portugal, anak angkat pesepakbola dunia Cristiano Ronaldo (CR7) itu kini lebih banyak menghabiskan waktu di kampung halamannya Banda Aceh.

Baca: Pulang ke Aceh, Martunis Mau Jadi Polisi

Martunis saat kecil dan ketika beranjak remaja

Martunis saat kecil dan ketika beranjak remaja (ist)

Namun dunia sepakbola masih menjadi impian dan cita-cita terbesar dalam hidupnya.

Martunis sempat dijuluki ‘Si Bocah Ajaib’, karena mampu bertahan 21 hari di tengah lautan, saat bencana tsunami menerjang Aceh sampai akhirnya ia ditemukan jurnalis luar negeri dan tim medis.

Bagi Martunis Ronaldo adalah api yang membakar jiwa dan semangatnya meraih impian hidup; menjadi pesepak bola terkenal dan profesional! Sosok Ronaldo sampai kapan pun tak akan lekang dalam ingatannya.

Martunis menyadari betul jasa besar sang mega bintang yang telah melambungkan namanya di dunia sepak bola.

Baca: Cedera Lutut, Martunis Batal Perkuat PS TNI

Martunis (kiri) saat mengikuti seleksi di Sekolah Sosial Olahraga Real Madrid Foundation Aceh di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh, Minggu (26/1).

Martunis (kiri) saat mengikuti seleksi di Sekolah Sosial Olahraga Real Madrid Foundation Aceh di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh, Minggu (26/1). ()

“The [email protected] always make me strong and motivation. Sometime the Dream come slow and it’s Go so fast but The God Good has plan for me,Thanks for everything my god and my favourite football [email protected] (Legenda Cristiano selalu membuat saya kuat dan termotivasi. Terkadang impian itu datang terlambat dan terkadang begitu cepat. Allah punya rencana lain untuk saya. Terima kasih atas semua yang Allah berikan, dan pemain idola saya Cristiano,” ujar Martunis dalam sebuah caption foto di instagramnya memperlihatkan jersey bertuliskan nama Ronaldo bernomor tujuh.

Pengalaman berlatih di Akademi Sporting Lisbon, banyak memberi perubahan bagi Martunis yang berusaha mengikuti jejak ayah angkatnya Ronaldo.

Meski tidak semuanya mampu ia lakukan, namun dalam teknik tertentu Martunis sudah melakukannya dengan baik.

Baca: Martunis Sampaikan Refleksi Tsunami di Mes Aceh Jakarta

Martunis Ronaldo

Martunis Ronaldo (Instagram @martunis_ronaldo)

Seperti beberapa postingan video pendek di instagramnya, gaya permainan bola Martunis sudah lebih maju.

Ia juga piawai mengolah si kulit bundar di kakinya, dan melakukan beberapa gerakan solo yang apik.

Di kalangan anak muda seusianya, Martunis terbilang sukses mendulang banyak simpati para penggemarnya.

Ini tidak terlepas dari pengaruh CR7 yang menjadikan Martunis sebagai anak angkatnya.

Baca: Martunis, Anak Angkat Ronaldo Diizinkan Liburan ke Aceh

MARTUNIS (dua dari kiri) bersama pemain muslim di Sporting Lisbon dari Afrika foto bersama usai melaksanakan shalat Jumat di Mesquita Central de Lisboa, Portugal. Foto direkam, Jumat (24/7) lalu.

MARTUNIS (dua dari kiri) bersama pemain muslim di Sporting Lisbon dari Afrika foto bersama usai melaksanakan shalat Jumat di Mesquita Central de Lisboa, Portugal. Foto direkam, Jumat (24/7) lalu. ()

Ronaldo telah banyak melakukan hal terbaik bagi Martunis.

Ia mengimpikan suatu saat nanti Martunis menjadi pemain bola terkenal seperti dirinya.

Perhatian Ronaldo kepada Martunis juga diperlihatkannya dengan mengajak Martunis berlatih di Akademi Sporting Lisbon.

Klub tersebut yang melatih Ronaldo saat remaja dulu sebelum menjadi pesepakbola dunia.

Itu terjadi pada tahun 2015 ketika Martunis berusia 18 tahun.

Baca: Meskipun Sulit Beradaptasi, Martunis Sudah Ada Kemajuan di Sporting

Martunis saat berbicara dalam acara khusus di klub Sporting Lisbon, Portugal

Martunis saat berbicara dalam acara khusus di klub Sporting Lisbon, Portugal (DOK. 101GREATGOALS)

Ronaldo berjanji akan membiayai semua pendidikan Martunis sampai ia kelak menjadi pemain bola profesional.

Martunis resmi diterima meniti karier di Akademi Sporting Lisbon pada 2015.

Namun pada perjalanannya, dua tahun kemudian, impian Martunis menjadi pesepakbola profesional kandas.

Martunis gagal mendapat kontrak bersama klub raksasa di Liga Portugal tersebut.

Kini, meskipun Martunis tidak lagi berlatih di Sporting Lisbon, namun hubungan emosionalnya dengan sang mega bintang masih tetap terjalin.

Baca: Doa Martunis dari Portugal untuk Mengenang 11 Tahun Tsunami

Pemain muda Aceh, Martunis (tengah) ditemani Presiden Klub Sporting Lisbon, Portugal, Bruno de Carvalho (kiri)  dan penerjemah diperkenalkan secara resmi sebagai pemain akademi Sporting Lisbon dalam sebuah malam peringatan ulang tahun Ke-109 klub tersebut di Lisbon, Portugal, Kamis (2/7). Foto/The Official Sporting Club Twitter Account

Pemain muda Aceh, Martunis (tengah) ditemani Presiden Klub Sporting Lisbon, Portugal, Bruno de Carvalho (kiri) dan penerjemah diperkenalkan secara resmi sebagai pemain akademi Sporting Lisbon dalam sebuah malam peringatan ulang tahun Ke-109 klub tersebut di Lisbon, Portugal, Kamis (2/7). Foto/The Official Sporting Club Twitter Account ()

“Saya mengenalnya lebih dekat dan juga seorang idola yang saya kagumi. Dia orang baik, berhati dermawan, tidak sombong, peduli kepada anak-anak, bencana alam dan juga seorang pemain terbaik dunia. Terima kasih Tuhan karena sudah mempertemukan saya dengan dia. Semoga suatu hari nanti bisa bertemu lagi [email protected],” tulis Martunis di akun instagramnya tentang kesannya terhadap CR7 saat keduanya bertemu di Pulau Dewata, Bali beberapa waktu lalu.

Sejak tak lagi berlatih di Akademi Sporting Lisbon, Martunis kembali ke tanah air.

Ia mencoba menjadi polisi dengan mengikuti tes calon bintara polisi di Polda Aceh.

Dalam perjalanannya, lagi-lagi Martunis belum beruntung.

Baca: ‘Kehangatan’ Ronaldo dan Martunis

MARTUNIS (kiri) foto bersama Cristiano Ronaldo di Estadio Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol,Sabtu (5/12) malam WIB.

MARTUNIS (kiri) foto bersama Cristiano Ronaldo di Estadio Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol,Sabtu (5/12) malam WIB. ()

Ia gagal mewujudkan impiannya menjadi polisi.

Meski dirundung kegagalan, jiwa dan semangat Martunis tetap membara meraih impian terbaik dalam hidupnya.

Cerita kedekatan Martunis dengan Cristiano Ronaldo bermula, saat bencana tsunami menerjang Aceh 26 Desember 2004.

Martunis dan ibu beserta adiknya terpisah saat menyelamatkan diri di Desa Tibang, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, sekitar 2 kilometer dari laut.

Martunis berhasil bertahan dari ganasnya gelombang tsunami yang membawanya terombang-ambing ke tengah laut selama 21 hari.

Baca: Martunis dan Anak Ronaldo Nonton Bareng Pesta Gol Madrid

Martunis dan anak pertama Ronaldo

Martunis dan anak pertama Ronaldo (IST)

Saat itu, Martunis dikelilingi puing-puing kehancuran yang terbawa gelombang tsunami.

Setelah 21 hari mengapung di laut, Martunis ditemukan tim medis dan para jurnalis luar negeri.

Saat ditemukan ia hanya menggunakan jersey Portugal. Saat itu Martunis begitu lemah segera mendapat pertolongan medis.

Bahkan Martunis tampak bingung dengan keadaan di sekitarnya. Penemuan Martunis menghebohkan dunia internasional.

Baca: Hebat, Martunis Bisa Bertemu Karim Benzema

Martunis bersama Karim Benzema (Foto: Instagram)

Martunis bersama Karim Benzema (Foto: Instagram) ()

Wajahnya kerap tampil di siaran televisi dunia, yang menyiarkan tentang kisahnya sebagai seorang bocah ajaib yang selamat dari bencana tsunami setelah 21 hari terombang-ambing di laut.

Tapi Martunis tak pernah menyangka, ternyata jersey Portugal yang dikenakan saat ditemukan selamat dari tsunami telah mengubah hidupnya.

Karena jersey Portugal itu pula dia dapat bertemu dengan pemain Timnas Portugal, termasuk bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo.

Martunis sekarang menjadi salah satu pemain di klub sepakbola Junior Sakti FC.

Baca: Kisah Martunis Jadi Perbincangan Media Dunia

Sarbini, orang tua Martunis membawa koleksi foto-foto anaknya di kediamannya di Tibang, Banda Aceh

Sarbini, orang tua Martunis membawa koleksi foto-foto anaknya di kediamannya di Tibang, Banda Aceh (SERAMBI INDONESIA/BUDI FATRIA)

“Berlari dan berjuanglah sekeras yang kamu bisa lakukan. Kerja keras dan semua pengorbanan akan Allah bayar dengan harga yang pantas suatu saat nanti,” tulis Martunis di akun instagramnya.

Ini seolah merujuk pada usaha dan perjuangan kerasnya untuk meraih impian hidup yang selalu kandas di tengah jalan.

Keep spirit Martunis!!! (uri/itri/elmeizar/FD)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id