Ke Kolam Mata Ie Bayar Tiket Rp 4 Ribu, Pas Udah Masuk Ternyata Airnya Cuma Segini | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Ke Kolam Mata Ie Bayar Tiket Rp 4 Ribu, Pas Udah Masuk Ternyata Airnya Cuma Segini

Ke Kolam Mata Ie Bayar Tiket Rp 4 Ribu, Pas Udah Masuk Ternyata Airnya Cuma Segini
Foto Ke Kolam Mata Ie Bayar Tiket Rp 4 Ribu, Pas Udah Masuk Ternyata Airnya Cuma Segini

URI.co.id, BANDA ACEH – Setelah terisi air sejak sebulan terakhir, kolam Mata Ie yang merupakan objek wisata pemandian keluarga di Aceh Besar, dilaporkan kembali menyusut.

Berkurangnya volume air kolam diperkirakan akibat kemarau yang masih berlangsung.

(Baca: BREAKING NEWS: Kolam Mata Ie Kering, Ini Penyebabnya)

Amatan URI.co.id di lokasi, Senin (4/9/2017) sekitar pukul 11.20 WIB, kolam yang dapat difungsikan hanya kolam utama yang volume airnya berkurang nyaris setengah dari kondisi normal.

Namun, pengunjung yang sudah telanjur masuk dengan membayar tiket Rp 4.000 per orang tetap mandi di kolam utama.

(Baca: Ini Penampakan Kolam Mata Ie Ketika Kering dan Penuh Air)

Meskipun air kolam saat itu agak keruh karena berkurangnya suplai dari mata air pegunungan tersebut.

Air di kolam Mata Ie menyusut lagi, Senin (4/9/2017).

Air di kolam Mata Ie menyusut lagi, Senin (4/9/2017). (URI.co.id/EDDY FITRIADY)

Sedangkan kolam di dekat masjid, atau kolam pertama yang dijumpai tidak mengalir air.

(Baca: VIDEO Kolam Mata Ie Penuh Lagi, Warga Kembali Ceria)

Hanya ada sedikit air yang tidak layak untuk mandi atau mencuci pakaian. Lagi pula genangan air itu agak berbau.

Hanya kolam utama yang bisa digunakan, itupun volume airnya berkurang hampi setengah dari konsidi biasanya.

Hanya kolam utama yang bisa digunakan, itupun volume airnya berkurang hampi setengah dari konsidi biasanya. (URI.co.id/EDDY FITRIADY)

Berdasarkan keterangan petugas loket, kondisi tersebut telah berlangsung sejak lima hari terakhir.

Meskipun petugas telah memberi tahu terkait kondisi kolam yang minim air, pengunjung tetap ingin masuk untuk mandi di kolam utama. (uri/aufik/arahdiba/TF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id