Kasus Bunuh Istri Tua, Suami Istri Tersangka | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Kasus Bunuh Istri Tua, Suami Istri Tersangka

Kasus Bunuh Istri Tua, Suami Istri Tersangka
Foto Kasus Bunuh Istri Tua, Suami Istri Tersangka

BIREUEN – Kasus pembunuhan istri tua oleh istri muda di Desa Pulo Panyang, Peusangan Selatan, Kabupaten Bireuen pada 27 Agustus 2017 bukan hanya menjerat pelaku utamanya, yaitu istri muda bernama Heriwati (21) tetapi juga Rusli (40) yang tak lain adalah suami bersama dari Heriwati dan istri tua, Darmawati (38).

Kapolres Bireuen AKBP Riza Yulianto SE SH melalui Kasat Reskrim Iptu Riski Andrian kepada Serambi, Minggu (3/9) mengatakan, Rusli ditetapkan sebagai tersangka, Sabtu (2/9) setelah tim penyidik mendapatkan berbagai keterangan dari sejumlah saksi yang rumahnya berdekatan dengan lokasi kejadian. Rusli ditetapkan sebagai tersangka karena menelantarkan istrinya dalam kondisi sekarat di ruas jalan desa.

Informasi yang diperoleh dari sejumlah saksi, usai kejadian pembacokan, Rusli tidak membantu korban yang sedang sekarat karena kepalanya dibacok tersangka. Rusli membiarkan istri tuanya bersama seorang anak kecil dalam hujan yang mulai turun saat itu. Sang anak hanya bisa menangis, sedangkan suami terus mendampingi istri mudanya di dalam gubuk kebun.

Rusli baru merespons kondisi korban setelah seorang warga bernama Ridwan memberitahukan istrinya sekarat dan mengeluarkan darah banyak di bagian kepala.

Sumber Serambi menyebutkan, Rusli mungkin dipaksa oleh istri muda untuk tetap menemaninya karena pelaku juga mengeluarkan darah di bagian kepala karena terkena lemparan batu. “Setelah diberitahukan warga, Rusli bergegas melihat istri tuanya dan meminta istri muda untuk segera pulang,” ujar seorang sumber.

Setelah melihat kondisi istrinya semakin kritis, Rusli membawa ke Puskesmas Peusangan Selatan dan kemudian dirujuk ke IGD RSUD Bireuen. Saat tiba di IGD RSUD Bireuen, Rusli sempat menipu tenaga medis mengenai luka di kepala korban karena terkena kayu kusen pintu yang sedang dikerjakan.

“Rusli ditetapkan sebagai tersangka karena membiarkan istrinya sekarat tanpa berbuat apa-apa, tanpa mengambil tindakan apapun, setelah diberitahukan warga baru melihat istrinya yang sedang kritis,” ujar Kasat Reskrim Polres Bireuen.

Sejak penetapan status tersangka, Herawati bersama Rusli mendekam dalam sel tahanan Mapolres Bireuen dan ditempatkan di ruang terpisah.

Walaupun sudah ditetapkan sebagai tersangka, tim penyidik masih memeriksa mereka dan sejumlah saksi lainnya untuk melengkapi berkas perkara. Tim sudah melihat lokasi kejadian pembacokan dan sudah melakukan gelar perkara. “Saat ini sedang menyusun berkas perkara dan dalam waktu dekat akan digelar rekontruksi,” kata Kasat Reskrim Polres Bireuen, Iptu Riski Andrian didampingi KBO Reskrim Aiptu T Saiful.(yus) (uri/atrya/ratama/SP)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id