Meski Dilarang, Banyak Pedagang Tetap Berjualan di Bawah Payung Masjid Raya Baiturrahman | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Meski Dilarang, Banyak Pedagang Tetap Berjualan di Bawah Payung Masjid Raya Baiturrahman

Meski Dilarang, Banyak Pedagang Tetap Berjualan di Bawah Payung Masjid Raya Baiturrahman
Foto Meski Dilarang, Banyak Pedagang Tetap Berjualan di Bawah Payung Masjid Raya Baiturrahman

SERAMBINNEWS.COM, BANDA ACEH – Meskipun pamflet imbauan larangan berjualan sudah dipasang di sejumlah titik, namun para pedagang tetap berjualan di halaman Masjid Raya Baiturrahman (MRB) Banda Aceh, tepat di bawah payung elektrik.

Pada Minggu (3/9/2017), ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Masjid Raya Baiturrahman.

Ada yang menunaikan shalat, ada yang berfoto bersama keluarga maupun teman-teman, bahkan ada yang sekedar duduk menikmati landscape baru Masjid Raya.

Kondisi itu pun dimanfaatkan oleh beberapa pedagang untuk masuk hingga ke area payung, untuk menjajakan dagangan kepada pengunjung.

Rata-rata pedagang itu menjajakan aksesoris handphone, mainan anak-anak, jasa membuat inai, hingga makanan.

(Baca: Parkir Basement Masjid Raya Mulai Difungsikan, Ini Tarifnya)

Amatan Serambinews.com, sejak Hari Raya Idul Adha pengunjung Masjid Raya meningkat drastis dari hari biasanya.

Selain di bawah payung, pengunjung juga berkumpul dan berfoto di koridor bawah tanah hingga parkir besement.

Petugas Sekretarit Masjid Raya, Tgk Hamdan mengatakan, bahwa pihak pengelola sudah memasang banyak pamflet imbauan larangan berjualan di setiap sudut masjid. Namun para pedagang tidak mematuhi aturan tersebut.

(Baca: Duh! Buka Lapak Di Sekitar Payung Masjid Raya, Saat Azan pun Masih Berjualan)

Bahkan saat ini sudah ada petugas yang mengawasi supaya tidak ada pedagang dalam pekarangan masjid serta pengunjung yang membuang sampah di lantai.

Namun karena jumlah petugas tidak sebanding dengan pedagang dan pengunjung, sehingga upaya mereka masih belum maksimal.

(Baca: VIDEO: Pedagang Melarikan Diri, Tak Peduli Dagangannya Terjatuh)

“Petugas kita sudah mengawasi agar pedagang tidak masuk ke area payung, tapi saat petugas melaksanaan shalat mereka pun masuk,” ujarnya.

Hamdan berharap ada kesadaran pedagang agar tidak berjuala di perkarangan masjid. Kepada pengunjung juga diminta menjaga kebersihan. (uri/ilviana/ebriyani/SF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id