Direktur Azizi Masuk DPO Polres Pidie | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Direktur Azizi Masuk DPO Polres Pidie

Direktur Azizi Masuk DPO Polres Pidie
Foto Direktur Azizi Masuk DPO Polres Pidie

* Uang Telah Disetor Calon Jamaah Umrah Rp 2,7 M

 SIGLI – Polres Pidie memasukkan Nasla Lubis yang oleh polisi diinisialkan NL, Direktur Azizi Tour dan Travel Umrah dalam daftar pencaharian orang (DPO). NL berstatus tersangka penipuan dan penggelapan terhadap 197 calon jamaah umrah asal Pidie dengan jumlah dana mencapai Rp 2,78 miliar. Perusahaan tersebut berkantor di Jalan Sutomo Ujung, Nomor 102 B, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan.

Kapolres Pidie, AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar SIK melalui Kasat Reskrim AKP Samsul SH kepada Serambi, Rabu (30/8) mengatakan, dalam kasus tersebut calon jamaah asal Pidie telah menyetor uang kepada Azizi Tour dan Travel mencapai Rp 2.782.000.000 atau sekitar Rp 16 juta per jamaah.

Menurut AKP Samsul, uang calon jamaah umrah disetor melalui H Mutawally bin Ahmad (69), warga Gampong Reusep Bambong, Kecamatan Delima. “H Mutawally juga korban karena yang bersangkutan mengaku telah menyetor uang Rp 16 juta ke Azizi Tour dan Travel untuk melaksanakan umrah,” ungkap Samsul.

H Mutawally yang melaporkan kasus penipuan dan penggelapan dana calon jamaah umrah kepada Sat Reskrim Polres Pidie. Menurutnya, yang bersangkutan melaporkan secara resmi kasus itu kepada polisi mewakili semua calon jamaah umrah. Kasus itu dilaporkan pada Februari 2017.

Kata Samsul, setelah polisi menerima laporan dari calon jamaah umrah, penyidik memeriksa H Mutawally bin Ahmad sebagai saksi. Lalu, Azmi bin Hamzah (46), warga Padang Tiji, Drs Muhammad bin Ibrahim (48) warga Gampong Cut, Kecamatan Delima dan Cut Faridah (63) warga Mee Tanoh, Kecamatan Peukan Baro. Pemeriksaan tersebut sebagai saksi karena keempat mereka sebagai korban penipuan dan penggelapan oleh Azizi Tour dan Travel.

Tak hanya itu, lanjutnya, penyidik Reskrim Polres Pidie telah mendatangi Kantor Azizi Tour dan Travel di Jalan Sutomo Ujung, Nomor 102 B, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan. “Kantor masih ada di Medan tapi tidak ada aktivitas,” katanya.

Polres Pidie telah melayangkan surat panggilan terhadap NL selaku Direktur Azizi Tour dan Travel. Namun, dua surat yang dikirimkan kepada NL, yang bersangkutan tidak mengindahkan panggilan polisi. NL akhirnya ditetapkan sebagai tersangka sekaligus dimasukkan dalam DPO Polres Pidie yang ditetakan pada 27 Juni 2017.

“Perbuatan NL telah melakukan penipuan dan penggelapan dana masyarakat dibidik dengan Pasal 378 Jo 372 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara,” demikian AKP Samsul.

Muhammad Isa (39), warga Caleue, Kecamatan Indrajaya, kepada Serambi, Rabu (30/8) mengatakan biaya umrah telah disetor melalui perantara travel dan pihak perantara menyetor ke Azizi Tour dan Travel. Namun, niat pergi umrah tidak kunjung terwujud hingga hari ini. Bahkan, calon jamaah umrah sempat telantar di Bandara Kualanamu. “Keluarga kami tidak mengetahui jika berujung penipuan. Warga di Pidie bersedia menyetor biaya umrah ke Azizi Tour dan Travel karena murah,” kata Muhammad Isa.(naz) (uri/atih/artanto/RH)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id