Lima Rumah Terbakar di Takengon dan Banda Aceh | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Lima Rumah Terbakar di Takengon dan Banda Aceh

Lima Rumah Terbakar di Takengon dan Banda Aceh
Foto Lima Rumah Terbakar di Takengon dan Banda Aceh

TAKENGON – Kebakaran beruntun di berbagai wilayah Aceh terjadi sejak sehari menjelang Idul Adha 1438 H bahkan berlanjut hingga Lebaran kedua, Sabtu (2/9). Pada kejadian kemarin, lima rumah di Takengon dan Banda Aceh musnah dilalap si jago merah.

Kebakaran yang terjadi kemarin menghanguskan empat rumah di Dusun Jalan Lintang, Kampung Kemili, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah. Sedangkan di Kota Banda Aceh, rumah milik pensiunan Bank BRI, Mukhtar Ubit (59) di Gampong Cot Mesjid. Kecamatan Lueng Bata juga musnah.

Dari Takengon dilaporkan, kebakaran yang menghanguskan empat rumah konstruksi kayu di Kemili terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Saat kejadian, beberapa rumah dalam keadaan kosong karena penghuninya sedang mengikuti kegiatan penyembelihan kurban.

Berkembang beberapa informasi menyangkut sumber api dan penyebab kebakaran. Ada yang menyebut karena korsleting listrik, ada juga yang mengatakan akibat ledakan tabung gas. “Ada ledakan sebelum kebakaran tapi tidak tahu ledakan listrik atau tabung gas elpiji,” kata seorang warga.

Sejumlah armada pemadam dikerahkan ke lokasi kejadian namun karena sulitnya akses masuk menyebabkan hanya satu unit armada yang bisa merapat. Dalam waktu sekitar setengah jam keempat bangunan konstruksi kayu itu musnah. Hampir seluruh barang-barang milik korban tak bisa diselamatkan.

Penghuni rumah yang terbakar itu masing-masing Wahid, Buge, Syukur Mulyadi, dan Iwan dengan jumlah yang kehilangan tempat tinggal sebanyak 14 jiwa. “Rumah yang kami tempati ini milik Oteh,” kata Sykur Mulyadi, seorang penyewa.

Menurut Syukur, ketika api melahap rumahnya, ia beserta istri dan anaknya sedang di Masjid Agung Ruhama mengikuti kegiatan penyembelihan hewan kurban. “Saya ke luar rumah sejak jam lima pagi. Begitu pulang, rumah sudah rata dengan tanah. Nggak ada yang bisa diambil, surat-surat penting seperti KK, KTP, dan lain-lain,” ungkapnya.

Beberapa pemilik rumah tampak syok saat mengetahui rumah yang mereka huni rata dengan tanah. “Saya juga waktu kejadian sedang di Kebayakan, ikut menyembelih hewan kurban,” kata korban lainnya, Wahid yang ditemui Serambi di lokasi kejadian.

Kasus itu sudah ditangani aparat kepolisian. Sedangkan tim dari BPBD, Dinsos, dan sejumlah relawan komunikasi RAPI terlihat di TKP untuk penanganan pascamusibah. Untuk sementara korban ditampung di tenda-tenda darurat.

Banda Aceh
Di Gampong Cot Mesjid, Kecamatan Lueng Bata, Kota Banda Aceh sebuah rumah milik Mukhtar Ubit (59), pensiunan Bank BRI hangus terbakar, Sabtu (2/9) sekitar pukul 12.30 WIB.

Ketika kebakaran terjadi, di dalam rumah ada dua anak korban yaitu Anita (29) dan Riska (20). Sedangkan Mukhtar saat itu berada di masjid yang tidak jauh dari rumahnya.

Awalnya mereka melihat asap keluar dari salah satu kamar, setelah dicek ke dalam kamar terlihat api sudah menjalar dari stop kontak (steker) listrik ke kasur. Selanjutnya, seorang anaknya menghubungi ayahnya di masjid dan meneruskan laporan ke pemadam kebakaran.

Beberapa menit kemudian dua unit armada pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelematan (DPKP) Banda Aceh tiba di lokasi. Proses pemadaman juga ikut dibantu oleh polisi, TNI, relawan RAPI, dan warga setempat. “Api berhasil dikuasai sekitar pukul 13.10 WIB,” ujar Yudi, petugas Damkar Banda Aceh.

Karena cepat datang mobil pemadam, kebakaran itu hanya menghanguskan bagian kamar dan dapur. Namun sejumlah barang-barang yang berada di dalam kamar dan dapur tidak berhasil diselamatkan.(my/mun) (uri/aradhia/ayanti/FD)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id