Lansia tanpa Identitas Meronta-ronta Minta Keluar dari Panti Jompo | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Lansia tanpa Identitas Meronta-ronta Minta Keluar dari Panti Jompo

Lansia tanpa Identitas Meronta-ronta Minta Keluar dari Panti Jompo
Foto Lansia tanpa Identitas Meronta-ronta Minta Keluar dari Panti Jompo

URI.co.id, BANDA ACEH – Seorang wanita lanjut usia (Lansia) ditemukan oleh masyarakat di sekitar Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk (Disnaker Mobduk) Aceh kawasan Geuceu Komplek Banda Aceh, Sabtu (2/9/2017) siang.

Aparat Desa Geuceu Komplek melaporkan temuan itu ke Polsek Banda Raya.

Setelah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Aceh akhirnya perempuan uzur yang diduga meninggalkan rumah itu diantar ke Panti Jompo UPTD Rumoh Sejahtera Geunaseh Sayang Dinsos Aceh di Ulee Kareng, Banda Aceh.

Laporan yang diterima URI.co.id malam ini ternyata di Panti Jompo perempuan tersebut meronta dan menjerit minta keluar.

(Baca: Para Pekerja Yayasan Sultan Brunai Bantu Panti Asuhan di Aceh)

Kondisi ini tentu saja membuat repot petugas panti apalagi hingga sejauh ini belum diketahui dimana keluarga tersebut. Selain itu perempuan tersebut juga tak bisa diajak berkomunikasi.

“Dia meronta terus meminta keluar dari panti. Petugas tetap berupaya membujuk agar dia bersabar namun sangat susah,” lapor petugas panti yang menangani Lansia tersebut.

(Baca: Ribuan Lansia belum Terima Jadup)

Hingga saat ini belum diketahui identitas lengkap perempuan tersebut kecuali data-data fisik yaitu tinggi badan sekitar 140 cm, kulit putih, umur diperkirakan 80 tahun, dan sulit berkomunikasi karena sudah pikun.

“Kepada petugas panti dia hanya bilang namanya Hamidah. Selebihnya dia tidak ingat apa-apa,” kata seorang petugas.

(Baca: Banda Aceh Dapat Penghargaan Sinovik, Peusaba: Ini Bukan Kreatif tapi Penghinaan Sejarah)

Bagi siapa saja yang merasa kehilangan anggota keluarganya diharapkan bisa menghubungi Polsek Banda Raya atau bisa menghubungi Nisa, Pekerja Sosial Dinsos Aceh melalui nomor HP 0852 77371281. (uri/omario/alah/RF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id