Merokok di Lingkungan RSUCM, Uang Jasa Dipotong | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Merokok di Lingkungan RSUCM, Uang Jasa Dipotong

Merokok di Lingkungan RSUCM, Uang Jasa Dipotong
Foto Merokok di Lingkungan RSUCM, Uang Jasa Dipotong

LHOKSEUMAWE – Sesuai peraturan Rumah Sakit Umum Cut Mutia (RSUCM) Aceh Utara di Buket Rata, Lhokseumawe, para petugas dan juga pengunjung tidak boleh merokok di lingkungan rumah sakit tersebut. Khusus bagi petugas, bila kedapatan akan mendapatkan sanksi. Sanksi tersebut berupa pemotongan uang jasa sebesar 10 persen.

Kepala Tata Usaha (KTU) RSUCM, Saiful, Rabu (30/8), menyebutkan, peraturan larangan merokok di lingkungan rumah sakit telah dibuat sekitar satu tahun lalu. Sosialisasi tentang aturan tersebut selama ini terus dilakukan saat adanya pertemuan dengan para petugas dan juga melalui spanduk serta baliho yang dipasang di lingkungan rumah sakit plat merah tersebut.

“Khusus dalam pertemuan dengan petugas, kita juga menyatakan, bila petugas kedapatan merokok yang dilengkapi bukti dengan foto, maka akan diberikan sanksi pemotongan uang jasa 10 persen jatah bulan tersebut. Misalnya, kedapatan pada Agustus, maka jatah uang jasa pada Agustus akan dipotong 10 persen,” ujarnya.

Dia melanjutkan, penegakan peraturan ini, khususnya kepada petugas sudah dimulai pada Agustus 2017. Pihaknya pun telah membentuk tim pemantau khusus terhadap petugas yang coba-coba merokok di lingkungan rumah sakit. “Sejauh ini belum ada yang kedapatan. Tapi bila ada yang kedapatan, maka akan langsung diberikan sanksi sesuai peraturan yang ada,” jelasnya.

Khusus bagi pengujung, menurutnya, bila kedapatan merokok di lingkungan rumah sakit, pastinya tidak ada sanksi. Tapi setiap petugas sudah diarahkan agar secara sopan menegur pengunjung supaya tidak merokok dan meminta untuk mematikan rokoknya. “Peraturan ini kita buat untuk menjaga kesehatan dan menciptakan lingkungan rumah sakit bebas putung rokok, guna menyongsong proses akreditasi,” demikian Saiful.(bah) (uri/ngbert/atoel/EL)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id