Pemko ‘Warning’ PNS | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Pemko ‘Warning’ PNS

Pemko ‘Warning’ PNS
Foto Pemko ‘Warning’ PNS

* Jika Senin Bolos, TPK Dipotong 50 Persen

LHOKSEUMAWE – Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe melalui Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Masyarakat mengingatkan kembali agar Pegawai Negeri Sipil (PNS) masuk kerja pada Senin (4/9) ini, yang merupakan hari pertama kerja setelah libur lebaran Idul Adha. Bila tidak hadir atau bolos, maka Tunjangan Prestasi Kerja (TPK) akan dipotong sebesar 50 persen, terkecuali bagi PNS yang sakit atau pun berhalangan dengan alasan yang jelas pada hari tersebut.

Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Masyarakat (BKSDM) Lhokseumawe, Drs M Nur MPd, kemarin, menjelaskan, dalam Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 43 Tahun 2017, jelas mengatur kalau PNS yang tidak hadir kerja setelah libur hari besar tanpa ada keterangan apapun, maka TPK akan dipotong sebesar 50 persen. “Jadi, untuk kerja hari Senin ini yakni setelah liburan Idul Adha, tetap dinilai sebagai hari pertama kerja setelah libur hari besar, sehingga bila tidak hadir akan dipotong TKP 50 persen,” tegasnya.

Bila pun pada hari Senin nanti tidak bisa hadir karena sakit atau pun berhalangan, maka harus diberitahukan kepada atasan masing-masing sebelum jam kerja dimulai. “Pastinya, kami juga akan melakukan sidak di pagi Senin ke seluruh SKPD,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten III Setdako Lhokseumawe, Miswar menyebutkan, PNS yang tidak hadir di hari pertama kerja saat lebaran Idul Fitri lalu yang jumlahnya sekitar 50-an orang, pemotongan TPK sebesar 50 persen akan dilakukan untuk jatah TPK bulan September. “Sedangkan bagi PNS yang tidak hadir kerja pada Senin ini, maka pemotongan TPK sebesar 50 persen akan dilakukan untuk jatah TPK Oktober 2017,” demikian Miswar.

Aceh Utara
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembagan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Aceh Utara, Syarifuddin mengimbau kepada seluruh Kepala Satuan Perangkat Kerja Kabupaten (SKPK) untuk mengawasi seluruh pegawainya agar semua dapat masuk kerja pada Senin (4/9). “Kita berharap tidak ada pegawai yang menambah libur kerja, karena itu diharapkan kepada semua SKPK untuk mengawasi pegawainya masing-masing,” pinta Syarifuddin.(bah/jaf) (uri/inaldy/eryance/RG)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id