Berkurban Dengan Hati Yang Ikhlas | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Berkurban Dengan Hati Yang Ikhlas

  • Reporter:
  • Sabtu, September 2, 2017
Berkurban Dengan Hati Yang Ikhlas
Foto Berkurban Dengan Hati Yang Ikhlas

Oleh Jarjani Usman

“Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata, ‘Wahai anakku, sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah apa pendapatmu!’ Ia menjawab, “Wahai Ayahku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar” (QS. Ash-Shaffat: 102).

Sebagaimana namanya, qurban adalah upaya mendekatkan diri kepada Allah dengan hati yang ikhlas. Bila ditelusuri sejarahnya, hanya orang-orang yang ikhlas yang mau berkurban karena Allah. Seperti keikhlasan Nabi Ibrahim alaihissalam dan anaknya Ismail.

Sebagaimana dikisahkan dalam Alquran, Nabi Ibrahim bermimpi mendapat perintah Allah untuk mengurbankan anaknya, Ismail. Siapapun yang namanya ayah yang baik tak akan tega menyembelih anaknya sendiri. Tetapi karena itu diyakini sebagai perintah Allah, Nabi Ibrahim mau melaksanakannya, dengan terlebih dahulu berdialog meminta pendapat anaknya. Alhamdulillah, sebagai anak yang baik, Ismail menuruti perintah Allah, meskipun resikonya mati. Tapi Allah sayang terhadap hamba-hambaNya sehingga dalam sekejap mata diganti dengan kibas.

Merenungi kisah tersebut, kita sepatutnya merasa malu bila tak berkurban. Apalagi yang disuruh kurbankan bukan anak atau diri sendiri, tetapi sedikit harta benda dalam bentuk binatang. Bila masih berat juga, itulah ukuran keikhlasan yang ada di hati kita masing-masing. (uri/hon//JK)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id