Danrem TU: Pengibar Bintang Bulan Pasti Ditindak | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Danrem TU: Pengibar Bintang Bulan Pasti Ditindak

Foto Danrem TU: Pengibar Bintang Bulan Pasti Ditindak

MEULABOH – Komandan Korem 012/Teuku Umar, Kolonel Arh Ruruh A Setya Wibawa SE MM menegaskan, pihaknya pasti akan mengambil tindakan apabila dalam waktu dekat ada pihak yang nekat mengibarkan bendera Bintang Bulan di wilayah Korem Teuku Umar.

Danrem mengaku sempat mendengar isu yang beredar di tengah masyarakat bahwa dalam waktu dekat akan ada pengibaran bendera yang sudah disahkan DPRA sebagai bendera Aceh itu.

“Apabila ada yang menaikkan bendera yang belum disahkan pemerintah pusat, maka akan dilakukan langkah secara persuasif bagi pelaku yang mengibarkannya, mengingat pelaku adalah saudara/masyarakat yang mungkin belum mengerti secara aturan.

“Sampai hari ini pemerintah pusat belum mengesahkan bendera Bintang Bulan dan lambang Buraq-Singa sebagai lambang Aceh, sehingga bendera dan simbol itu belum bisa digunakan. Tapi sebaliknya, apabila bendera dan lambang Aceh sudah disahkan pemerintah pusat, maka tak ada pilihan lain bagi TNI dan keluarga besar TNI, kecuali mengawal dan mengamankan bendera tersebut,” tegas Danrem Ruruh A Setya Wibawa kepada wartawan.

Hal itu diungkapkan Danrem di sela-sela kegiatan komunikasi sosial dengan keluarga besar TNI yang berlangsung di Aula Makorem 012/ Teuku Umar di kawasan Alue Peunyareng, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat, Rabu (23/3) siang.

Menurutnya, isu bendera dan lambang Aceh sengaja menjadi topik pembahasan dalam silaturahmi yang digelar tersebut, sehingga keluarga besar TNI paham benar isu yang saat ini berkembang di tengah masyarakat Aceh.

Ketika ditemukan adanya informasi yang salah, ia berharap keluarga besar TNI mampu menyampaikannya secara baik kepada masyarakat yang belum paham. Misalnya, tentang sah tidaknya bendera Bintang Bulan dikibarkan, mengingat pemerintah pusat belum menyetujuinya.

Danrem juga menyebutkan, apabila nanti ada pihak-pihak yang sengaja mengibarkan bendera Bintang Bulan dan lambang Buraq-Singa di tengah masyarakat, maka pihaknya bakal melakukan berbagai langkah untuk memberikan pencegahan secara persuasif.

Ia juga mengaku pihaknya tetap mengedepankan Polri dalam menindak siapa pun yang nekat mengibarkan bendera kontroversial tersebut, sedangkan TNI siap mem-backup Polri guna bersama-sama melakukan pembinaan terhadap masyarakat yang mengibarkan bendera tersebut.

“Korem 012 Teuku Umar beserta jajaran TNI di pantai barat selatan Aceh siap untuk melakukan berbagai pencegahan, termasuk kegiatan komunikasi sosial yang kita lakukan saat ini (kemarin -red),” tegasnya.

Ia juga mengimbau seluruh komponen masyarakat, apabila nanti melihat atau menemukan adanya pihak yang mengibarkan bendera Bintang Bulan dan memasang lambang Buraq-Singa, hendaklah segera dilaporkan ke TNI atau keluarga TNI guna selanjutnya diambil langkah secara tepat dan terukur. (edi) (uri/omario/alah/RF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id