Warga Aceh Timur ‘Cium’ Aspal di Aceh Utara, Dua Giginya Patah, Begini Ceritanya | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Warga Aceh Timur ‘Cium’ Aspal di Aceh Utara, Dua Giginya Patah, Begini Ceritanya

Warga Aceh Timur ‘Cium’ Aspal di Aceh Utara, Dua Giginya Patah, Begini Ceritanya
Foto Warga Aceh Timur ‘Cium’ Aspal di Aceh Utara, Dua Giginya Patah, Begini Ceritanya

URI.co.id, LHOKSEUMAWE – M Yusuf (25), warga Paya Demam, Aceh Timur, mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Medan-Banda Aceh, Kamis (31/8/2017), sekitar pukul 12.30 WIB.

Kecelakaan itu terjadi persisnya di Desa Beunot, Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara. Akibat kecelakaan itu, dua giginya patah.

Kecelakaan itu terjadi saat M Yusuf yang mengendarai sepeda motor jenis Vario BL 6398 NG, jatuh saat mengelak sepeda motor lainnya.

Setelah sepmor M Yusuf jatuh, insiden berikutnya pun terjadi.

(Baca: Rombongan Boat Tujuan Padang, Ada yang Kecelakaan dan Kehabisan BBM, dan Dua Masih Hilang)

Sebuah becak juga harus menabrak sepeda yang sedang parkir, karena berusaha menghindari bentrokan dengan sepmor M Yusuf.

Bahkan pengendara becak motor, Hamzah (52) asal Gampong Alue, Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara, mengalami lecet di tangan.

(Baca: Duduk di Depan atau Belakang, Mana Lebih Berbahaya Saat Kecelakaan Mobil?)

Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman, melalui Kapolsek Syamtalira Bayu Iptu Zeska, menjelaskan, saat itu Sepmor yang dikendarai M Yusuf bergerak dari arah barat menuju timur.

Sampai di lokasi kejadian, tiba-tiba muncul Sepmor jenis Supra dari arah kiri jalan, sehingga M Yusuf mencoba menghindar. Makanya dia pun terjatuh dan mulutnya membentur aspal hingga gigi patah.

(Baca: VIDEO Kecelakaan Maut, 5 Orang Meninggal Dunia)

Usai Sepmor tersebut jatuh, datang becak motor yang dikendarai Hamzah.

Sehingga Hamzah pun mencoba menghindarai Sepmor M Yusuf, maka becaknya pun menyusup ke kiri jalan dan menabrak sepeda yang sedang parkir.

Akibat becaknya menabrak sepeda, tangan Hamzah pun mengalami luka lecet. “Tapi kejadian ini elak diselesaikan secara kekeluargaan,” pungkas Zeska. (uri/evo/stuti/RA)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id