Macan Baru Olahraga Asia Tenggara | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Macan Baru Olahraga Asia Tenggara

Macan Baru Olahraga Asia Tenggara
Foto Macan Baru Olahraga Asia Tenggara

OLEH SAID ACHMAD KABIRU RAFIIE, Dosen Universitas Teuku Umar, melaporkan dari Kuala Lumpur, Malaysia

SUASANA Kuala Lumpur, tempat diselengarakannya Sea Games Ke-29 Tahun 2017, terasa gegap gempita. Sea Games merupakan ajang kompetisi olahraga negara-negara di kawasan Asia Tenggara. Pada Sea Games kali ini secara konsisten tuan rumah Malaysia melaju dalam pengumpulan medali hingga 300 medali dengan rincian emas 133, perak 86, dan perunggu 81. Prestasi ini membuat Malaysia pantas dijuluki “macan baru olahraga Asia Tenggara”.

Di bawah prestasi Malaysia menyusul pula Thailand sebagai runner-up dengan perolehan medali 66 emas. Sedangkan negara kita, Indonesia, masih di posisi kelima dengan perolehan 37 medali emas dari sepuluh negara Asia Tenggra + Timor Leste.

Prestasi olahraga Indonesia dengan penduduk terbesar di Asia Tenggara, 260 juta jiwa, pada posisi lima besar tentu belumlah memuaskan apabila dibandingkan dengan penduduk negara tetangga Malaysia yang “hanya” 38 juta dan Thailand 65 juta jiwa.

Keberhasilan tuan rumah dalam dunia olahraga di Asia Tenggara menunjukkan konsistensi dalam pemberdayaan dunia olahraga secara menyeluruh selama satu dekade terakhir. Perhatian pemerintah kepada dunia olahraga di negari jiran ini sangatlah positif dan signifikan, sehingga mendorong para atlet untuk mengembangkan kariernya di bidang olahraga.

Liga dalam negeri berjalan secara harmonis dan jauh pula dari gesekan antarpengurus. Tidak hanya pemerintah, swasta pun turut membantu dunia olahraga dengan beasiswa kepada atlet di universitas. Hal ini menjadikan Malaysia negara yang secara bertahap melaju dalam prestasi oleharaga di Asia Tenggara.

Sejauh yang saya amati, Sea Games 2017 memiliki maskot unik, yaitu rimueng atau harimau. Hal ini meningatkan kita akan harimau-harimau Sumatera yang juga terdapat di Aceh untuk bangkit dalam prestasi olahraga. Salah satunya adalah lifter Aceh yang berlaga di Sea Games.

Saya juga ingin berkisah sedikit tentang suasana Kuala Lumpur yang memiliki transportasi publik yang baik berupa komuter, bus, dan monorail yang terintergasi, sehingga memudahkan pengunjung untuk menikmati segenap penjuru Kuala Lumpur. Tak terkecuali pada kontingen Sea Games.

Kita berharap perhatian pemerintah dan perusahaan di Aceh makin serius untuk meningkatkan prestasi Aceh, sehingga makin banyak atlet Aceh yang dapat berlaga di ajang Sea Games, sehingga mengharumkan nama dan menjadi kebanggaan masyarakat Aceh. Semoga “rimueng Aceh” bisa memasuki Malaya dan berjaya. (uri/evo/stuti/RA)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id