Satu Lagi, Pembunuh Wanita di Lamreh Ditangkap | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Satu Lagi, Pembunuh Wanita di Lamreh Ditangkap

  • Reporter:
  • Kamis, Agustus 31, 2017
Satu Lagi, Pembunuh Wanita di Lamreh Ditangkap
Foto Satu Lagi, Pembunuh Wanita di Lamreh Ditangkap

BANDA ACEH – Personel Polresta Banda Aceh dan Polsek Krueng Raya, menangkap satu lagi pembunuh Nuraini (33) wanita asal Kecamatan Keumala, Pidie yang ditemukan tewas membusuk di semak-semak Dusun Lhok Mee, Gampong Lamreh, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar, Sabtu (5/8) lalu. Tersangka yang ditangkap itu, Ishaq (27) warga Blang Baro, Kecamatan Gelumpang Baro, Pidie.

Pria yang telah berkeluarga dan mempunyai tiga anak itu merupakan perencana atas pembunuhan wanita yang dibuang di semak-semak perbukitan Dusun Lhok Mee, Gampong Lamreh, Selasa (1/8) lalu.

Pernyataan itu diungkapkan Wakapolresta AKBP Armaini SIK, kepada wartawan, Rabu (30/8). Menurut Armaini, tim gabungan Dit Reskrimum Polda Aceh dan Polresta serta Polsek Krueng Raya dan Polsek Mila serta Titeu Keumala, Pidie, sebelumnya meringkus Abdullah Saputra (49) pria Dusun Mutia, Desa Pante Aree, Kecamatan Delima Pidie, Rabu (17/8) dini hari, sekitar pukul 04.00 WIB.

“Hasil interogasi itulah terkuak, kalau Abdullah tidak sendiri membunuh korban. Tapi ada tersangka lain, yakni Ishaq yang merupakan eksekutor sekaligus perencana pembunuhan itu. Ishaq tersangka yang mencekik korban hingga tewas. Sementara Abdullah membantu menekan bagian perut korban,” kata Armaini.

Dari keterangan Abdullah itulah, personel akhirnya bergerak kembali ke Pidie dan melakukan pengendapan hingga tersangka Ishaq pun diringkus, Minggu (20/8).

Pembunuhan Nuraini telah direncanakan oleh Ishaq yang mengajak Abdullah untuk membantunya, kata Armaini. Pada awalnya sebut Wakapolres, Abdullah tidak berencana terlibat pembunuhan. Tapi, Ishaq terus memintanya, akhirnya keduanya pun sepakat menghabisi korban.

Rencana Ishaq membunuh korban, lanjut Armaini, karena korban hamil dua bulan yang diduga hasil hubungan gelap kedua tersangka dengan korban. “Awalnya korban minta bantuan Abdullah, untuk menggugurkan kandungannya. Tapi, Abdullah sempat menolak dan berniat bertanggung jawab dan ingin menikahi korban. Tapi, karena keduanya masih terikat pernikahan, belakangan Abdullah memenuhi keinginan korban menggugurkan kandungannya,” kata Armaini.

Karena, keinginan menggugurkan kandungannya, akhirnya korban menghubungi Ishaq untuk tujuan meminta bantuan mencarikan mobil rental sekaligus ikut bersama mereka.

Mobil rental pun ditemukan, sehingga korban dan kedua tersangka naik di satu mobil rental Avanza B 311 BE yang saat ini masih dicari pihak Kepolisian. Dari Pidie, korban dan tersangka Abdullah duduk di belakang. Sementara Ishaq menyopiri mobil itu dengan melewati jalur Laweung Pidie tembus ke Krueng Raya. “Begitu tiba di perbukitan Krueng Raya, tersangka Ishaq membelokkan mobil ke semak-semak dan langsung mematikan mesin. Ishaq turun dan membuka pintu samping korban duduk. Lalu tersangka Ishaq langsung mencekik leher Nuraini yang dibantu oleh Abdullah yang menekan bagian perut korban hingga wanita malang itu tewas dalam mobil,” kata Armaini. (mir) (uri/hon//JK)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id