634 Proyek APBA belum Dikerjakan | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

634 Proyek APBA belum Dikerjakan

634 Proyek APBA belum Dikerjakan
Foto 634 Proyek APBA belum Dikerjakan

* Bahkan 482 Paket di Antaranya belum Teken Kontrak

BANDA ACEH – Wakil Gubernur (Wagub) Aceh, Nova Iriansyah mengungkapkan 634 proyek APBA 2017 se-Aceh ternyata hingga kini belum dikerjakan. Sebanyak 152 di antaranya sudah teken kontrak dan 482 paket belum teken kontrak untuk dikerjakan rekanan.

Wakil Gubernur Aceh, Nova Iriansyah menyampaikan hal ini ketika menjawab Serambi kemarin seusai rapat pimpinan (Rapim) dengan Kepala SKPA mengenai evaluasi pelaksanaan proyek APBA 2017 untuk Agustus di aula P2K Setda Aceh, Banda Aceh, Rabu (30/8).

Menurutnya, data ini sesuai hasil kunjungan lapangan Tim P2K APBA Setda Aceh, 18-25 Agustus 2017. “Kepada kontraktor yang sudah menang tender dan sudah teken kontrak untuk segera menuntaskan pekerjaannya itu,” perintah Wagub.

Wagub menyebutkan proyek yang sudah teken kontrak, namun belum ada realisasi di lapangan itu di bawah tanggungjawab sebelas Satuan Kerja Pemerintah Aceh (SKPA). Karena itu, kata Wagub dirinya sudah meminta Kepala SKPA, Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) proyek tersebut, terus memonitor kemajuan paket-paket proyek yang dipegangnya.

“Jika muncul masalah, cepat cari solusinya. Kemudian laporkan kepada Gubernur, Wagub, Sekda, dan Tim P2K APBA Setda Aceh,” tegas Wagub Nova Iriansyah.

Wagub mengatakan beragam alasan Kepala SKPA dalam rapim tersebut terkait belum dikerjakan proyek di bawah tanggungjawab mereka. Misalnya Dinas PU dan Dinas Perkim, ada beberapa paket jembatan dan gedung belum dikerjakan kontraktor karena tiang pancang jembatan dan gedung baru diorder dan sebagian masih dalam perjalanan menuju ke lokasi proyek.

Masih menurut data Tim P2K Setda Aceh, bahkan kata Wagub hingga kini masih ada sekitar 482 proyek APBA melalui 23 SKPA belum teken kontrak oleh rekanan. Penyebabnya antara lain ada yang belum dilelang karena dokumen pendudukung pelelangan belum lengkap. Misalnya belum adnya dokumen SID/DED dan satuan harga serta spesifikasi barang yang mau diadakan belum dibuat.

Selain itu, ada juga karena masih dalam proses pelelangan dan belum ada penetapan pemenangnya. Sebab lain, ada yang sudah dilelang, tapi karena ada kesalahan dalam kode bidang pengadaannya, belum ada yang mengajukan penawaran untuk pelelangan paket tersebut dan berbagai penyebab teknis lainnya. (her) (uri/omario/alah/RF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id