Dua Polisi Positif Narkoba | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Dua Polisi Positif Narkoba

Foto Dua Polisi Positif Narkoba

* Hasil Tes Urine di Polres Aceh Timur

IDI – Seksie Propam Polres Aceh Timur bersama Bidokkes dan Satuan Narkoba Polres setempat melakukan tes urine serentak terhadap personelnya, baik yang bertugas di Mapolres maupun di Mapolsek dalam wilayah hukum Polres Aceh Timur, Selasa (22/3). Dari hasil pemeriksaan itu, dua anggota polisi dinyatakan positif mengonsumsi narkoba.

Kapolres Aceh Timur AKBP Hendri Budiman SH SIK MH, Rabu (23/3) menyebutkan, pelaksanaan tes urine tersebut memeriksa internal kepolisian, sebelum melakukan pemberantasan narkoba di kalangan masyarakat.

Hasil tes urine itu, kata Kapolres, pihaknya menemukan dua personel Polsek yang positif menggunakan narkoba, sedangkan dua personel lainnya juga diduga mengonsumsi narkoba, namun masih perlu tes lanjutan, karena masih samar-samar.

“Bagi anggota yang positif narkoba berdasarkan hasil tes urine, langsung kami bawa ke Polres untuk diperiksa Provost. Selanjutnya akan diajukan ke sidang Komite Kode Etik (KKE) Kepolisian. Hasil sidang tersebut nantinya akan memutuskan sanksi apa yang akan diterima oleh mereka,” ungkapnya.

Ia menambahkan, tes urine ini untuk memastikan bahwa petugas kami bersih dari narkoba. Ini dilakukan sebelum polisi melakukan penegakan hukum dan pemberantasan narkoba terhadap masyarakat umum. Kapolres menyebutkan, bahwa dirinya tidak akan menolerir anggotanya yang terlibat narkoba. Baik terlibat dalam pemakaian maupun dalam peredaran narkoba. “Untuk itu, kami akan melakukan tes urine secara rutin, namun pelakasanaannya akan dilakukan secara dadakan,” ungkapnya.

Polres Aceh Timur, dalam waktu dekat juga akan menggelar Operasi Brantas Sindikat Narkoba (Bersinar) dan Rencong Bandar 2016, selama satu bulan, terhitung sejak 21 Maret hingga 20 April 2016 mendatang. Operasi ini untuk menekan peredaran narkoba di Aceh Timur dan juga tindak lanjut dari perintah Presiden Joko Widodo terkait pemberantasan narkoba.

“Presiden telah memerintahkan semua kementerian atau lembaga negara bergerak bersama dalam pemberantasan narkoba,” ungkap Kapolres Aceh Timur AKBP Hendri Budiman SH SIK MH, saat memimpin rapat koordinasi dengan instansi terkait, Senin (21/3) lalu.

Menurutnya, di wilayah hukum Polres Aceh Timur, tingkat peredaran narkoba yang sangat tinggi. “Hal itu dapat dilihat dari hasil tangkapan kami. Setidaknya, kurang lebih ada 50 kasus pada triwulan pertama tahun 2016. Ini sudah sangat mengkhawatirkan,” ujarnya.

Dalam Operasi Bersinar Rencong Bandar 2016 nanti, pihaknya akan menggandeng Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Idi, Kodim 0104/Aceh Timur, Badan Narkotika Kabupaten Aceh Timur, Polisi Militer, Kompi Senapan B 111 Raider Peudawa, Kompi Brimob 2B Aramia, Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Timur, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Timur, yang nantinya fokus pada penegakan hukum bagi pengguna, pengedar, kurir, bahkan bandar narkoba.(c49) (uri/syrafi/orat/AG)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id