Ketua DPR Aceh Juga Gugat UU Pemilu ke MK, Ini Alasannya | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Ketua DPR Aceh Juga Gugat UU Pemilu ke MK, Ini Alasannya

Ketua DPR Aceh Juga Gugat UU Pemilu ke MK, Ini Alasannya
Foto Ketua DPR Aceh Juga Gugat UU Pemilu ke MK, Ini Alasannya

URI.co.id, JAKARTA — Ketua DPR Aceh, Tgk H Muharuddin, SSosl mewakili lembaga DPR Aceh, mendaftarkan permohonan judicial review (JR) terhadap Norma hukum Pasal 557 dan Pasal 571 huruf (d) Undang-Undang No.7 Tahun 2017, tentang Pemilihan Umum, ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Gugatan didaftarkan melalui tiga kuasa hukum H Burhanuddin SH MH, Mukhlis Mukhtar SH, dan Zaini Djalil SH, di Gedung MK, Jalan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (28/8/2017).

Baca: Ide Menggugat UU Pemilu Berawal dari Pertanyaan Tiong

Tgk Muharuddin sendiri hadir ke MK bersama Ketua Fraksi PA yang juga anggota desk gugatan DPRA ke MK Iskandar Usman Al-Farlaky, dan Senator Aceh H Sudirman yang akrab disapa Haji Uma.

Ketua DPRA Tgk Muharuddin mengatakan, kedua pasal UU Pemilu tersebut, telah mendegradasi keberadaan Pasal 57 dan Pasal 60 ayat (1), ayat (2), dan ayat (4) Undang-Undang Pemerintahan Aceh atau UU. No. 11 Tahun 2006, dan prosesnya tidak pernah melibatkan DPRA.

Disebutkan, dalam Pasal 8 ayat (2) UUPA, memerintahkan bahwa rencana pembentukan Undang-undang oleh DPR RI yang berkaitan langsung dengan Pemerintahan Aceh dilakukan dengan konsultasi dan pertimbangan DPRA.

Baca: Kautsar dari PA dan Tiong dari PNA Ajukan Judicial Review Terkait UU Pemilu ke Mahkamah Konstitusi

Dalam pasal lainnya, yaitu Pasal 269 ayat (3) UUPA juga dinyatakan bahwa, “Dalam hal adanya rencana perubahan Undang-Undang ini dilakukan dengan terlebih dahulu berkonsultasi dan mendapat pertimbangan DPRA.”

Ketika DPR RI dan Pemerintah memecahkan Undang-Undang Pemilu atau UU No.7 Tahun 2017, menurut Tgk Muharuddin sama sekali tidak pernah melakukan proses berkonsultasi dan mendapat pertimbangan DPRA.

Baca: Ini Tujuan Kautsar dan Tiong Gugat UU Pemilu ke MK

Gugatan terhadap UU Pemilu sebelumnya juga didaftarkan oleh dua anggota DPRA Kautsar dan Samsul Bahri alias Tiyong ke MK. (uri/nton/ariana/AM)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id