Perbaikan CT Scan Telan Rp 1,8 M | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Perbaikan CT Scan Telan Rp 1,8 M

Perbaikan CT Scan Telan Rp 1,8 M
Foto Perbaikan CT Scan Telan Rp 1,8 M

LHOKSUKON – Alat kesehatan CT-Scan (Computerized Tomography Scanner) milik RSUD Cut Meutia Aceh Utara, mulai Senin (28/8) hari ini, sudah dapat difungsikan kembali secara normal untuk pelayanan terhadap pasien yang memerlukan gambaran otak dan tindakan medis lainnya. Karena itu, diharapkan kepada warga Aceh Utara dan sekitarnya yang masih membutuhkan pemeriksaan dengan alat tersebut sudah bisa berobat lagi.

Untuk diketahui, alat pemindai otak dan sumsum tulang belakang tersebut mulai rusak pada September 2016, sehingga selama ini pelayanan terhadap pasien terhenti total. Kerusakan alat tersebut diduga karena pasokan arus listrik yang tak stabil selama ini.

“Sudah selesai dikerjakan pada sore kemarin (Sabtu (26/8) sore-red) oleh teknisi yang kita datangakan dari Jakarta. Proses perbaikan alat tersebut membutuhkan waktu selama dua hari, tapi biaya untuk perbaikan alat itu cukup besar mencapai Rp 1,8 miliar,” ujar Humas RSUD Cut Meutia Aceh Utara, Saiful kepada Serambi, Minggu (27/8).

Disebutkan dia, biaya Rp 1,8 miliar itu sudah termasuk untuk mengganti suku cadang pada CT Scan tersebut. “Untuk mengantisipasi terjadi kerusakan alat tersebut dengan arus listrik yang tak stabil, kita sudah menyediakan mesin Uninterruptible Power Supply (UPS) automatis berkapasitas besar. Sehingga meski listrik padam, alat tersebut masih dapat difungsikan,” jelasnya.

Menurut Saiful, CT Scan adalah alat yang termasuk sangat penting di rumah sakit, apalagi untuk pasien yang mengalami kecelakaan. “Untuk menggunakan alat tersebut, kita sudah lama memiliki tenaga medis yang mampu mengoperasikan. Perbaikan itu kita lakukan juga sebagai upaya untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di rumah sakit kita ini,” pungkasnya.(jaf) (uri/wi/ovi/ovianti/DNN)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id