Uang Bergambar Cut Meutia tanpa Hijab Beredar di Acara Muslimah IKAT, Penggugat akan Lakukan Ini | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Uang Bergambar Cut Meutia tanpa Hijab Beredar di Acara Muslimah IKAT, Penggugat akan Lakukan Ini

Uang Bergambar Cut Meutia tanpa Hijab Beredar di Acara Muslimah IKAT, Penggugat akan Lakukan Ini
Foto Uang Bergambar Cut Meutia tanpa Hijab Beredar di Acara Muslimah IKAT, Penggugat akan Lakukan Ini

URI.co.id, BANDA ACEH – Setelah sekian lama tak terlihat wujudnya, uang kertas pecahan Rp 1.000 bergambar Cut Meutia tanpa hijab ditemukan beredar di Banda Aceh.

Kabar beredarnya uang kertas yang masih dalam proses gugatan di PN Jakarta Pusat ini dimaksud disampaikan anggota DPR Aceh, Asrizal H Asnawi dalam akun Facebooknya, Sabtu (26/8/2017).

Asrizal bersama Yayasan Advokasi Rakyat Aceh adalah merupakan penggugat keberadaan uang tersebut, karena tidak bisa menerima jika pahlawan perempuan asal Aceh Cut Meutia digambarkan tanpa memakai penutup kepala (hijab). 

(Baca: BREAKINGNEWS – PN Jakarta Pusat Tolak Eksepsi Bank Indonesia, Gugatan terhadap Uang Seribu Berlanjut)

(Baca: Penggugat Uang Seribu Ajukan Sederet Bukti dan Foto Cut Meutia ke PN Jakarta Pusat)

Asrizal mengatakan, uang kertas yang masih sengketa ini, ditemukan beredar di acara bazar pakaian dan makanan khas Timur Tengah, yang digelar Muslimah Ikatan Alumni Timur Tengah (IKAT), di halaman Balai Kota Banda Aceh, Sabtu (26/8/2017).

“Dan yg mengiris hati saya ialah, ketika saya membeli ternyata ‘Telah beredar Pecahan Uang 1.000 di pasaran termasuk dalam bazar tersebut’. Ini melanggar kesepakatan kami dangan Pihak Bank Indonesia yg Berjanji tidak mengedarkan uang pecahan tersebut,” tulis Asrizal dalam status Facebook yang diunggah pada pukul 15.22 WIB.

“InsyaAllah senin saya akan kembali menyurati Bank Indonesia Cabang Aceh untuk menarik uang tersebut dari peredaran di Aceh Khususnya,” lanjut dia.

Bazar makanan dan pakaian khas Timur Tengah yang dilaksanakan Muslimah IKAT, di Halaman Balai Kota Banda Aceh, Sabtu (26/8/2017)

Bazar makanan dan pakaian khas Timur Tengah yang dilaksanakan Muslimah IKAT, di Halaman Balai Kota Banda Aceh, Sabtu (26/8/2017) (FACEBOOK)

Mengenai acara yang dilaksanakan IKAT Aceh, Asrizal mengatakan acara itu berlangsung sukses. Salah satu indikasinya karena ketia dia bersama teman- temannya datang sejumlah makanan favorit khas Timur Tengah telah habis terjual.

“Jadi kami membeli yg tersisa utk ikut merasakan bagaimana kehidupan di timur tengah ketika menjadi mahasiswa disana,” tulis dia. (uri/nton/ariana/AM)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id