DPRA Didesak Panggil Gubernur Terkait Pergub Qanun Bendera | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

DPRA Didesak Panggil Gubernur Terkait Pergub Qanun Bendera

DPRA Didesak Panggil Gubernur Terkait Pergub Qanun Bendera
Foto DPRA Didesak Panggil Gubernur Terkait Pergub Qanun Bendera

BANDA ACEH – Di tengah kontroversi upaya melawan DPRA di Mahkamah Konstitusi (MK), YARA kembali mengeluarkan pernyataan mengejutkan. YARA mendesak DPRA agar memanggil Gubernur, mempertanyakan mengapa sampai sekarang belum mengeluarkan Pergub tentang pelaksanaan Qanun Bendera dan Lambang Aceh.

Menurut Safaruddin, Ketua YARA, desakan tersebut sangat penting mengingat banyak warga Aceh yang mulai mengibarkan bendera Aceh, namun kemudian diamankan oleh kepolisian.

“Padahal secara aturan tidak ada dasar polisi untuk melarang pengibaran bendera tersebut karena telah disahkan menjadi perturan perundangan dalam bentuk Qanun Aceh. Apalagi setelah MK menyatakan Pasal 251 UU Pemda terkait dengan kewenangan pembatalan perda tidak lagi bisa dibatalkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) atau gubernur,” jelasnya kepada Serambi, Sabtu (26/8).

Pasal 251 ayat 1 UU Pemda menyatakan: Perda provinsi dan peraturan gubernur yang bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi, kepentingan umum, dan/atau kesusilaan dibatalkan oleh Menteri.

Dia menyatakan, sikap penegak hukum tersebut inkonstitusional dan bertentangan dengan UUD 1945. Sebab, pascaputusan itu seluruh pembatalan perda harus lewat judicial review Mahkamah Agung (MA).

“Selama ini kan dilakukan cooling down pembahasan di Mendagri mengingat saat itu kewenangan pembatakan Qanun masih di Mendagri. Namun pascaputusan MK tidak lagi, jika Mendagri tidak setuju maka harus mengajukan judicial review ke MA,” sebutnya.

Saat ini hanya dibutuhkan aturan pelaksanaan Qanun tersebut yaitu Peraturan Gubernur. “Karena itu kami mendesak DPRA agar memanggil Gubernur untuk mempertanyakan alasan Gubernur kanapa sampai saat ini belum mengeluarkan Pergub untuk Qanun Bendera dan Lambang Aceh,” pungkasnya.(mas) (uri/ngbert/atoel/EL)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id