21.470 Ha Sawah Siap Panen | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

21.470 Ha Sawah Siap Panen

21.470 Ha Sawah Siap Panen
Foto 21.470 Ha Sawah Siap Panen

* Bupati dan Dandim Panen Raya di Lhoong

KOTA JANTHO – Sebanyak 21.470 hektare (Ha) sawah di Aceh Besar siap dipanen dalam Musim Tanam Gadu (MTG) 2017. Hal tersebut disampaikan Bupati Aceh Besar Ir Mawardi Ali, didampingi Wabup Tgk H Husaini A Wahab, beserta Dandim 0101/BS Letkol Inf Iwan Rosandriyanto SIP, dan sejumlah pejabat lainnya, Sabtu (26/8) pagi, saat melaksanakan panen raya padi di Gampong Lamjuhang, Kecamatan Lhoong. Panen raya itu dilakukan di lahan hasil pendampingan Kodim 0101/BS.

Mawardi Ali dalam sambutannya mengatakan, pelaksanaan program ketahanan pangan yang sedang digalakkan terutama penanaman padi di sawah, sangat membahagiakan. Sebabnya, dengan lahan baku sawah di Aceh Besar seluas 31.998 hektare (Ha), realisasi luas tanam MT Gadu 2017 mencapai 21.470 Ha, dari luas sasaran tanam yang hanya 18.833 Ha.

Ini artinya, lanjut Bupati, terdapat kelebihan tanam seluas 2.637 hektare. Dengan produktivitas lebih dari 6 ton/ha, maka total produksi dapat mencapai 120.000 ton gabah kering panen. Adapun harga gabah saat panen Rp 4.300-Rp 5.100/Kg.

“Keberhasilan ini dapat tercapai berkat kerja sama yang baik semua pihak, mulai dari kecamatan hingga ke kelompok tani. Juga tidak terlepas dari peran TNI AD yang melakukan pendampingan mulai dari penanaman, pemanenan hingga pascapanen,” ujarnya. Pada acara itu, Bupati juga mencoba memanen padi menggunakan combine harvester, alat yang memiliki tiga fungsi sekaligus yaitu memotong, merontokkan, dan membersihkan padi.

Dandim 0101/BS, Letkol Inf Iwan Rosandriyanto SIP menyampaikan, pihaknya akan tetap turun ke sawah untuk memotivasi petani agar selalu bersemangat dalam menjalankan aktivitasnya. “Tujuannya, agar hasil produksi padi di Aceh Besar terus meningkat dan akhirnya kesejahteraan petani juga akan lebih baik,” ujar Dandim.

Soal pengairan yang masih menjadi salah satu kendala utama dalam pembangunan pertanian di Aceh Besar, Dandim mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan Pemkab dan pihak terkait lainnya akan mencari solusi tepat untuk masalah tersebut. “Dalam TMMD 2018 nanti, salah satu program yang akan kita lakukan adalah membangun atau memperbaiki irigasi di daerah-daerah yang sawahnya paling luas seperti Lhoong, Leupueng, Indrapuri, dan Montasik,” jelas Dandim.

Usai panen raya, acara dilanjutkan dengan rapat koordinasi upsus pertanian di SMAN 1 Lhoong. Rapat itu antara lain dihadiri Kepala Divre Bulog Aceh, SKPK terkait, danramil, camat, ketua kelompok tani, penyuluh, dan petani.

Sementara itu, Kadis Pertanian Aceh Besar, Ahmad Tarmizi SP MM menambahkan, 150 hektare dari 1.000 Ha sawah di Lhoong, belum bisa dimanfaatkan atau berfungsi sebagaimana mestinya. Sebab, sawah yang rusak akibat terjangan tsunami 13 tahun lalu itu, hingga kini belum diperbaiki. “Sesuai arahan Pak Bupati, sawah yang rusak itu kita upayakan bisa diperbaiki pada tahun depan. Karenanya, kita butuh dukungan dari semua pihak, terutama SKPK terkait. Sehingga sawah tersebut bisa dimanfaatkan kembali,” harapnya.(jal) (uri/nton/ariana/AM)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id