S2 dan S3 di Unsyiah akan Disidang Penguji Internasional, Dari Negara Mana Saja? | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

S2 dan S3 di Unsyiah akan Disidang Penguji Internasional, Dari Negara Mana Saja?

S2 dan S3 di Unsyiah akan Disidang Penguji Internasional, Dari Negara Mana Saja?
Foto S2 dan S3 di Unsyiah akan Disidang Penguji Internasional, Dari Negara Mana Saja?

URI.co.id, BANDA ACEH – Sebagai perguruan tinggi negeri (PTN) yang berakreditasi A, Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) terus melakukan berbagai terobosan untuk mempertahankan akreditasi dan meningkatkan kualitas lulusannya.

Salah satu terobosan baru itu adalah mulai semester ini Unsyiah akan mendatangkan para penguji (examiner) dari luar negeri, diawali dari Malaysia.

Para penguji asing itu secara bertahap akan berada di Unsyiah beberapa bulan dan terlibat aktif sebagai penguji ketika berlangsung sidang tesis maupun promosi doktor pada Program Pascasarjana Unsyiah.

Informasi itu disampaikan Rektor Unsyiah, Prof Dr Ir Samsul Rizal MEng kepada URI.co.id di Banda Aceh, Sabtu (26/8/2017) sore, saat menyampaikan apa saja yang akan dilakukan Unsyiah ke depan setelah setahun lebih memiliki akreditasi A yang sebelumnya berakreditasi C.

Para examiner asing itu nanti, kata Rektor Unsyiah, akan menguji saat sidang para mahasiswa program magister dan doktoral dalam bahasa asing, terutama bahasa Inggris.

Baca: FAM Gelar Kelas Menulis Bersama Dosen Kesusastraan Unsyiah

Kebijakan baru ini menuntut agar mahasiswa S2 dan S3 di Unsyiah harus menguasai bahasa asing, minimal bahasa Inggris.

Rektor Unsyiah juga menyampaikan bahwa pada medio Agustus lalu dia berada di Kuala Lumpur untuk melanjutkan/perpanjangan kerja sama Unsyiah dengan Universiti Malaya (UM).

Pada kesempatan itu sekaligus dijajaki peluang kerja sama dengan Universiti Islam Antarabangsa Malaysia (UIAM).

Kerja sama bidang akademik ini mencakup program pertukaran para examiner antara Unsyiah dengan kedua perguruan tinggi yang berada di Kuala Lumpur  itu.

Artinya, akademisi tertentu dari Unsyiah juga akan dilibatkan sebagai penguji pada Program Pascasarjana UM dan UIAM Malaysia.

Program kerja sama ini akan diimplementasikan  Unsyiah pada semester II tahun 2017.

Semester lalu sebetulnya ke Unsyiah pernah  datang Prof Salina Kasim, examiner S3 dari UIAM. Dia ahli ekonomi syariah. Ke depan, Prof Salina termasuk salah satu dari sekian banyak examiner yang akan menguji para promovendus di Unsyiah.

Baca: Rektor Unsyiah: Badan KEK Arun Harus Segera Dibentuk

Sebelumnya Unsyiah sudah beberapa kali mengundang examiner dari luar, namun bukan dari luar negeri, melaikan dari Institut Pertanian Bogor, Institut Teknologi Bandung, dan Universitas Sumatera Utara.

Rektor Unsyiah menambahkan, dalam  waktu dekat Unsyiah juga akan menjalin kerja sama dengan Bank Aceh Syariah dan bank lainnya yang ada divisi syariahnya untuk melatih para karyawan bank-bank tersebut di bidang ekonomi syariah. (uri/wi/ovi/ovianti/DNN)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id