Lolos atau Degradasi | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Lolos atau Degradasi

Lolos atau Degradasi
Foto Lolos atau Degradasi

Persiraja vs 757 Kepri Jaya FC

BANDA ACEH – Stadion H Dimurthala, Lampineung, nanti malam, menjadi saksi beratnya perjuangan tuan rumah Persiraja ketika menantang 757 Kepri Jaya FC dalam pertandingan terakhir Liga 2 Indonesia musim 2017. Jujur saja, ini kesempatan pamungkas bagi Persiraja tampil di depan publik sendiri. Tapi, duel ini memiliki misi super berat bagi Muhammad Fani Aulia dkk. Ya, skuad Lantak Laju hanya punya pilihan lolos atau degradasi ke Liga Nusantara (Linus) musim depan.

Seperti diketahui, PSPS Riau saat ini berada di posisi pertama grup I dengan nilai 22. PSMS Medan di urutan kedua dengan 20 poin. Di peringkat ketiga Persiraja (19), dan PS Timah Babel (19) di nomor empat.

Kalau pertandingan malam ini berakhir dengan kemenangan, Lantak Laju akan menggemas 22 angka. Raihan itu membuka peluang dari Vivi Asrizal dkk untuk lolos ke babak 16 besar. Namun, nasib mereka akan ditentukan dalam partai ‘hidup-mati’ antara tuan rumah PS Timah Babel versus PSPS Riau. Kemudian, duel antara juru kunci Persih Tembilahan dengan awak PSMS Medan.

Jika Timah Babel menang, satu tiket 16 besar menjadi jatah Persiraja. Pasalnya, kalau ada tiga kesebelasan sama-sama memiliki 22 poin, maka berlaku agregat gol. Untuk itulah, kemenangan menjadi harga mati bagi Yosua Pahabol dkk. Begitu juga jika Persih berhasil menang atau seri, tim Lantak Laju akan meluncur ke babak 16 besar.

Sebaliknya, jika PSPS menang atau seri, otomatis Persiraja gagal ke babak 16 besar. Demikian juga kalau PSMS bisa mengatasi Persih saat duel terakhir itu. Praktis, bila PSPS menang, raihan nilai menjadi 25. Sementara bila bermain imbang, nilai mereka 23. Artinya, Lantak Laju gagal membendung laju PSPS.

Lalu, jika PSPS dan PSMS lolos, bagaimana nasib Persiraja? Tentunya tim besutan Anwar-Akyar Ilyas-Wahyu AW-Sisgiardi ini masih punya kesempatan terakhir. Mukhlis Nakata dkk harus mengikuti babak play-off. Peringkat 3 dan 4 masing-masing grup harus ikut babak play-off.

Seperti diketahui, Liga 2 musim 2017 diikuti 61 klub. Peringkat 1 dan 2 selain lolos ke babak 16 besar, mereka juga dipastikan akan bertahan di divisi utama. Sementara posisi 3 dan 4 dipaksa kembali berlaga di babak play-off. Sebanyak 16 tim akan bertarung ketat di play-off untuk memperebutkan lima tiket bertahan. Dengan demikian, akan ada 37 kesebelasan degradasi ke Liga Nusantara mulai musim depan.

Meski sudah mengantongi nilai 19, Persiraja saat ini masih terancam degradasi dari Liga 2. Untuk itulah, tak ada pilihan bagi Persiraja kecuali memenangkan laga. Kalah, Lantak Laju dipastikan ikut jejak PSBL Langsa. Ingat! 757 Kepri Jaya masih memiliki satu partai sisa melawan PSBL Langsa di Batam.

Harus dipahami, pertandingan nanti malam merupakan partai final di Lampineung. Karenanya, Irsyad Habib dkk harus bermain serius serta mau bekerja keras. Jujur saja, lawan kali ini terhitung berat. 757 Kepri Jaya bermaterikan pemain dari Liga 1 seperti Gerard Pangkali, Fandi Ahmad, Abdurrahman Lestahulu, Rahmat Latif, Aditya Putra Dewa , Hendra Ridwan, dan alumni SAD Uruguay, Yericho Chariastoko. Klub ini juga ditangani pelatih asal Brasil, Jaino Matos.

Menyadari beratnya pertandingan pamungkas, tak ada pilihan Mukhlis Nakata dkk harus bekerja keras. Jujur saja, ini kesempatan Luthfi Fauzi Hamdan cs untuk menjaga marwah Persiraja. Jika ingin Lantak Laju tetap di blantika sepakbola nasional, saatnya Rafsanjani dkk mengejar kemenangan. Selamat berjuang! (ran)

klasemen sementara
1. PSPS 11 6 4 1 19-8 22
2. PSMS MEDAN 11 6 2 3 15-6 20
3. PERSIRAJA 11 5 4 2 18-9 19
4. PS BANGKA 11 6 1 4 17-15 19
5. 757 KEPRI FC 10 4 3 3 15-8 15
6. PSBL 10 2 2 6 9-12 8
7. PERSIH FC 10 0 0 10 4-39 0 (uri/leny/andraini/GC)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id