Daud Pakeh: Saya Marah untuk Tegakkan Aturan | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Daud Pakeh: Saya Marah untuk Tegakkan Aturan

Daud Pakeh: Saya Marah untuk Tegakkan Aturan
Foto Daud Pakeh: Saya Marah untuk Tegakkan Aturan

BANDA ACEH – Informasi yang menyebutkan bahwa Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Aceh, Drs HM Daud Pakeh marah-marah kepada JCH asal Aceh juga dibantah oleh yang bersangkutan.

“Jamaah yang tidak nyaman dengan saya adalah jamaah dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH), karena pimpinan KBIH-nya ketahuan menyusup ke jamaah secara ilegal,” kata Daud Pakeh mengklarifikasi berita yang menyebut dirinya marah-marah tanpa sebab kepada JCH sehingga menimbulkan perasaan tidak nyaman.

Daud Pakeh yang juga selaku Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh menjelaskan secara aturan kepada orang yang menyusup tersebut yang memiliki jamaah sebanyak tiga kelompok terbang (kloter).

“Sehingga mereka tidak senang dengan kami, karena mereka merasa kami mengusik KBIH tersebut. Sebab pimpinan KBIH-nya tidak dibenarkan masuk ke jamaah, karena mereka masuk ke Arab Saudi bukan sebagai jamaah,” kata Daud Pakeh melalui pesan WhatApp yang diterima Serambi, Jumat (25/8).

Ditegaskannya, pimpinan KBIH tersebut tidak terdaftar sebagai jamaah haji Indonesia. “Saya menyampaikan secara aturan untuk menjaga nama baik daerah, sehingga mereka tidak ditangkap di Arab Saudi. Apakah saya salah untuk menegakkan aturan?,” tulisnya.

Ia menyebutkan ada tiga kloter yang memiliki KBIH di dalamnya, dan semua kloter tersebut bermasalah dengan memecahkan kloter dan membangun eksklusif. Namun berdasarkan kerja sama yang dibangun dengan petugas, ketua regu, dan rombongan maka semua kloter sudah stabil kembali.

Daud Pakeh yang tahun ini juga melaksanakan ibadah haji menjelaskan sesuai ketentuan Arab Saudi, siapapun yang bukan jamaah haji tidak boleh berada bersama jamaah di hotel tempat tinggal jamaah, Arafah dan Mina. “Sejumlah KBIH kita tidak terdaftar sebagai jamaah haji namun mereka berada di Arab Saudi. Kebiasaan mereka tetap bersama dengan jamaah haji. Ini termasuk menyusup apabila kedapatan pada saat sweeping akan ditangkap, dan banyak yang sudah ditangkap. Yang kami dapatkan menyusup, inilah yang kami ingatkan pada jamaah,” jelasnya yang menambahkan Pemerintah Arab tidak membenarkan bagi yang tidak memiliki visa haji untuk melakukan haji dan umrah. (una) (uri/strid/lleonora/AE)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id