Warga Pertanyakan Keseriusan ASDP | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Warga Pertanyakan Keseriusan ASDP

Warga Pertanyakan Keseriusan ASDP
Foto Warga Pertanyakan Keseriusan ASDP

* Soal Pengganti KMP Tanjung Burang

SABANG – Masyarakat Kota Sabang, kembali mempertanyakan keseriusan pihak PT Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) terkait tidak maksimalnya pelayanan transportasi laut dari Balohan ke Ulee Lheue Banda Aceh atau sebaliknya. Hal itu menyusul tak beroperasinya KMP Tanjung Burang akibat mengalami kerusakan berat beberapa bulan lalu.

Kini praktis penyeberangan antara kedua pelabuhan itu hanya dilayani KMP BRR plus dua kapal cepat. Sementara kapal roro yang diharapkan menjadi pengganti KMP Tanjung Burang yang kini dalam perbaikan di galangan kapal PT Koja Sabang tak kunjung datang.

Seorang warga Sabang, Abdullah alias Dolah Brewok, kepada Serambi mengaku kecewa dan menilai PT ASDP selaku pengelola jasa transportasi laut rute Sabang-Banda Aceh, tidak serius mendatangkan kapal roro yang layak dan bagus sebagai pengganti KMP Tanjung Burang yang sudah tidak layak lagi melayari penyeberangan Sabang-Banda Aceh.

Selain lambat karena tua dan sudah beroperasi lebih dari 20 tahun, kapal lambat berkapasitas 350 penumpang itu juga sering mogok di tengah laut dan beberapa kali harus ditarik tim SAR.

Menurut Dolah Brewok, desakan ditarik dan digantinya KMP Tanjung Burang dari lintasan Balohan-Ulee Lheue, menggantikan dengan kapal roro yang lebih bagus dan besar itu, sudah beberapa kali disampaikan ke PT ASDP, baik oleh Pemko Sabang, Pemerintah Aceh, bahkan juga DPD RI. Tapi hingga saat ini permohonan untuk menghadirkan kapal pengganti KMP Tanjung Burang belum juga dikabulkan.

Sementara untuk pelayanan angkutan penumpang dan barang dari Balohan Sabang-Ulee Lheue Banda Aceh, masih dilayani satu kapal lambat, yaitu KMP BRR. Kondisi ini jelas sangat mengganggu kelancaran transportasi laut ke Kota Sabang yang sudah ditetapkan sebagai kawasan destinasi wisata internasional.

Untuk itu, Dolah Brewok meminta kepada Pemko Sabang, Pemerintah Aceh dan DPD RI untuk mendesak kembali PT ASDP untuk menarik KMP Tanjung Burang dari perairan penyeberangan Sabang-Banda Aceh.

“Masyarakat sudah cukup trauma dengan tragedi KMP Gurita yang tenggelam pada tahun 1996. Karenanya kami minta pemerintah mendesak PT ASDP untuk segera menghadirkan kapal roro yang lebih bagus dan besar sebagai pengganti KMP Tanjung Burang,” katanya.

Sudah Diusulkan ke ASDP
Sementara Kepala Dinas Perhubungan Kota Sabang, Irawadi yang dihubungi mengaku bahwa Pemko Sabang, Pemerintah Aceh dan DPD RI sudah berulangkali mendesak PT ASDP untuk menggantikan KMP Tanjung Burang dengan kapal roro lain.

Bahkan dari beberapa pertemuan itu, pihak ASDP berjanji segera menindaklanjuti permintaan untuk menganti KMP Tanjung Burang. “Mereka berjanji dalam dua pekan akan mendatangkan kapal roro yang lebih layak sebagai pengganti KMP Tanjung Burang. Tapi, ketika ditanya kembali melalui saluran telepon dan whatsapp mereka (pihak ASDP) tak mau lagi mengangkat dan membalasnya,” katanya.

Tapi dalam pertemuan baru-baru ini di Kemenko Kemaritiman yang ikut dihadiri Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, pihak PT ASDP hanya akan mendatangkan kapal roro khusus pada saat pelaksanaan Sail Sabang, yang digelar November 2017 mendatang.

“Untuk saat sekarang tidak ada kapal roro pengganti KMP Tanjung Burang. ASDP hanya akan mendatangkan satu kapal roro untuk membantu KMP BRR pada pelaksanaan Sail Sabang yang digelar 28 November-5 Desember 2017,” katanya.(az) (uri/ilati/sra/MU)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id