Terkait Pungutan Liar dari JCH, Ini Komentar Karo Humas Pemerintah Aceh | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Terkait Pungutan Liar dari JCH, Ini Komentar Karo Humas Pemerintah Aceh

Terkait Pungutan Liar dari JCH, Ini Komentar Karo Humas Pemerintah Aceh
Foto Terkait Pungutan Liar dari JCH, Ini Komentar Karo Humas Pemerintah Aceh

URI.co.id, BANDA ACEH – Pungutan dari jamaah calon haji (JCH) Aceh sebesar 100 riyal per jamaah bukan untuk dipolemikkan, tapi untuk ditindaklanjuti segera oleh Tgk Jamaluddin Affan dan pihak terkait.

Pernyataan itu disampaikan Kepala Biro Humas dan Protokol Pemerintah Aceh, Mulyadi Nurdin, Lc, MH, kepada URI.co.id, Sabtu (26/8/2017).

Baca: Irwandi: Kutipan 100 Riyal dari Jamaah Haji Aceh di Mekkah Ilegal

“Gubernur Irwandi sebenarnya ingin menegaskan komitmen beliau dengan visi Pemerintah Aceh yang baru, yaitu terwujudnya Aceh yang damai dan sejahtera melalui pemerintahan yang bersih, adil, dan melayani,” kata Mulyadi.

Mulyadi mengatakan, awal mula masalah tersebut muncul ketika ada jamaah haji yang melapor kepada Gubernur bahwa mereka diminta sumbangan.

Tapi Gubernur tidak membolehkan adanya kutipan apapun dari jamaah haji, walaupun untuk biaya pengurusan haji atau urusan lainnya.

Baca: Siapa yang Pungli JCH di Tanah Suci?

Menurutnya, semua biaya pengurusan haji sudah ditanggung oleh pemerintah.

Sedangkan biaya kebutuhan jamaah sudah tertutupi dengan BPIH masing-masing.

“Jadi jika ada yang dipersoalkan oleh Gubernur terkait pelayanan, supaya segera ditindaklanjuti, seperti masalah kutipan tersebut. Kalau memang Gubernur tidak izinkan, ya hentikan saja, semua kembali fokus pada pelayanan yang sudah ditugaskan,” kata Mulyadi Nurdin. (uri/wi/ovi/ovianti/DNN)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id