Kuala Tangan-Tangan Kembali Tersumbat, Tanaman Padi Siap Panen Terendam Air Pasang | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Kuala Tangan-Tangan Kembali Tersumbat, Tanaman Padi Siap Panen Terendam Air Pasang

Kuala Tangan-Tangan Kembali Tersumbat, Tanaman Padi Siap Panen Terendam Air Pasang
Foto Kuala Tangan-Tangan Kembali Tersumbat, Tanaman Padi Siap Panen Terendam Air Pasang

URI.co.id, BLANGPIDIE – Mulut Kuala Tangan-Tangan, Kecamatan Tangan-Tangan, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) tersumbat kembali oleh timbunan pasir yang dihempas ombak besar.

Peristiwa ini mengakibatkan puluhan haktere (ha) tanaman padi yang siap dipanen di kawasan Gampong Padang Kawa dan Blang Padang, terendam air pasang selama lima hari terakhir.

Ramli (47), warga Desa Blang Padang kepada URI.co.id di lokasi, Jumat (25/8/2017) menjelaskan, peristiwa tersumbat mulut kuala di lokasi pantai daerah perbatasan Desa Padang Kawa dengan Desa Blang Padang, itu terjadi berulang kali.

Baca: Gagal Panen, Warga Aceh Besar Jual Padi Seharga Rumput

Setiap terjadi air pasang selalu berimbas terhadap kehidupan masyarakat setempat.

Tersumbatnya mulut Kuala Tanga-Tangan yang terjadi lima terakhir, seperti biasa menimbulkan air pasang, kemudian menggenangi areal tanaman padi yang siap panen.

“Areal padi seluas tidak kurang lima kunca bibit sekarang ini tidak bisa dipanen karena tergenang air pasang,” kata Ramli. Tanaman padi MT Gadu 2017 yang siap dipanen yang terendam air pasang dengan ketinggian antara 30 sampai 50 cm terjadi di sejumlah titik kawasan Desa Blang Padang dan Dusun Sejahtera Desa Padang Kawa.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Abdya, Amiruddin dihubungi URI.co.id, Jumat (25/8/2017) menjelaskan, peristiwa tersebut baru diterima, Kamis malam.

Wabup Abdya Muslizar MT, kemudian memerintahkan BPBK segera menangani peristiwa meresahkan warga itu.

Baca: Air Pasang Rendam Puluhan Ha Padi

Amiruddin mengatakan sudah menurunkan alat berat jenis beko yang dipinjam dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Abdya untuk menggali kembali mulut Kuala Tangan-Tangan yang tersumbat timbunan pasir.

Pekerjaan penggalian dengan beko dilaksanakan mulai dilaksanakan, Jumat (25/8) sekitar pukul 10.30 WIB. Diharapkan tuntas Jumat sore.

Pekerjaan menggali kembali mulut kuala yang tersumbat dipantau langsung oleh Wabup Abdya, Muslizar MT, didampingi Kepala BPBK, Amiruddin.

Berita selengkapnya baca Harian Serambi Indonesia edisi Sabtu (26/8/2017). (uri/ngbert/atoel/EL)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id