Pemberondong Rumah Elite PA Diburu Tim Khusus | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Pemberondong Rumah Elite PA Diburu Tim Khusus

Pemberondong Rumah Elite PA Diburu Tim Khusus
Foto Pemberondong Rumah Elite PA Diburu Tim Khusus

* Polisi Periksa Lima Saksi

BANDA ACEH – Kepolisian Daerah (Polda) Aceh menurunkan tim khusus untuk memburu dan mengungkap pelaku pemberondongan rumah M Husin alias Husin Mob (48), Penasihat Dewan Pimpinan Wilayah Partai Aceh DPW PA) Pidie, di Gampong Sukon Mesjid, Kemukiman Teupien Raya, Kecamatan Glumpang Tiga, Pidie, Rabu (23/8) dini hari.

Penegasan itu disampaikan Kapolda Aceh, Irjen Pol Drs Rio S Djambak, kepada wartawan seusai pemusnahan barang bukti narkoba di halaman belakang Mapolda Aceh, Kamis (24/8).

Tapi, pihak Kapolda belum dapat mengatakan pelaku itu siapa. Sejauh ini kepolisian baru sebatas bisa mengatakan bahwa pemberondong melakukan tindak kriminal dan dia akan dikejar sampai dapat.

“Setiap kejadian penembakan atau kriminal bersenjata yang menurut kami itu urgen, maka kami akan segera menurunkan tim khusus dan itu telah kami lakukan,” tegas Irjen Rio.

Bahkan jenderal bintang dua itu optimis kasus pemberondongan rumah elite PA itu segera terungkap. Hal itu didasarkan atas fakta bahwa beberapa kasus penembakan yang terjadi sebelumnya mampu diungkap dalam waktu cepat.

“Beberapa kasus penembakan yang terjadi sebelumnya, kan tidak lama-lama kita ungkap. Hal itu juga tidak lepas peran dari masyarakat yang memberikan informasi serta kesediaan korban untuk mau menyampaikan apa ada hubungannya dengan pelaku,” demikian Irjen Pol Rio S Djambak.

Sementara itu, sedikitnya lima saksi diperiksa terkait penembakan rumah Penasihat Dewan Pimpinan Wilayah Partai Aceh (DPW PA) Pidie, M Husin alias Husin Mob (48) di Gampong Sukon Mesjid Kemukiman Teupin Raya, Kecamatan Glumpang Tiga, Pidie, Rabu (23/8) pukul 01.30 WIB.

Saksi tersebut, antara lain, adalah mereka yang mendengar rentetan senjata dan saksi melihat sekilas. Keterangan ini terus digali guna mencari informasi lengkap mengenai pelaku diduga laki-laki mengendarai sepeda motor.

“Kami akan periksa lima saksi pada Kamis (24/8). Kami juga masih mendalami bukti yang terkumpul untuk mencari pelaku,” kata Kapolres Pidie, AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar SIK dalam konferensi pres di Mapolres Pidie, Kamis (24/8).

Sementara itu, pada Kamis (24/8) pihak kepolisian telah mempersiapkan administrasi dan mengirim proyektil peluru jenis kaliber 5,56 ke Laboratorium Forensik (Labfor) Polri Medan.

Diketahui sebelumnya, polisi telah menemukan selongsong dan proyektil jenis kaliber 5,56 di tempat kejadian.

“Kita kirim proyektil itu ke Labfor untuk mengetahui jenis senjata yang digunakan pelaku dan untuk kelengkapan berkas dalam menyelidiki kasus tersebut,” ujar AKBP Andy.

Untuk mengungkap kasus itu, menurut Andy, pihaknya juga diback up satu tim identifikasi dari Polda Aceh. “Mereka saat ini juga sedang melakukan identifikasi dan olah tempat kejadi perkara,” terangnya.

Selanjutnya, para saksi akan dimintai keterangan termasuk Husin Mob dan mereka yang mendengar serta mengetahui adanya suara tembakan tersebut.

“Sejauh ini belum kita ketahui siapa penembaknya. Ini kriminal murni,” tambah Wakapolres Pidie Kompol Tirta Nur Alam.

Ditanya berapa lama target polisi memburu pelaku? Kasat Reskrim Polres Pidie, AKP Syamsul SH menambahkan, targetnya sesegera mungkin. “Kita pastikan sesegera mungkin pelaku dapat ditangkap,” katanya.

Sementara itu, pihak kepolisian juga belum mengetahui motif penembakan ini. “Motifnya belum kita simpulkan. Sebenarnya kalau kita bisa simpulkan motif jika telah dapat tersangkanya,” tuturnya.

Kalau dilihat cara pelaku melakukan aksinya sasarannya bisa ke orangnya, tapi yang kena rumahnya.

“Dari hasil olah TKP, kita duga pelaku berdiri dipagar, senjata api dipakai ditembak dari depan pagar, dari jarak sekira 10 meter. Posisinya diperkirakan pelaku menembak ini sesuai dengan tinggi kita (sambil berdiri,” jelasnya.

Lalu, hasil olah TKP pelaku menggunakan kendaraan roda dua tapi belum dipastikan juga berapa orang. “Yang jelas menggunakan kendaraan roda dua. Penembakan ini bisa jadi direncanakan bisa jadi tidak,” katanya.

Dari hasil pendalaman sementara, Husin Mob kepada polisi mengaku tidak ada permasalahan apapun. Tidak pernah menerima ancaman ataupun teror sebelumnya.

Maka itu, Kapolres Pidie, AKBP Andy mengimbau efek dari penembakan ini menandakan masih ada beredar senjata api di masyarakat. Untuk itu diimbau supaya siapa saja dan siapa mengetahui keberadaan senjata agar menyerahkan kepada polisi terdekat.

“Bagi masyarakat tahu bisa memberitahukan kepada kita. Yang jelas ini sifatnya imbauan, diharap kerja sama semua pihak,” katanya.

Sementara itu, kata Kapolres, rumah Husin Mob dijaga pihak keamanan anggota Polsek Glumpang Tiga. “Hal ini untuk memberikan rasa aman kepada korban, keluarga, dan sekitarnya,” kata Kapolres. (mir/aya) (uri/sih/ebrinaldy/AF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id