Organisasi Dakwah Ini Dukung Kebijakan Pemkab Aceh Besar Hentikan Aktivitas Saat Azan Berkumandang | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Organisasi Dakwah Ini Dukung Kebijakan Pemkab Aceh Besar Hentikan Aktivitas Saat Azan Berkumandang

Organisasi Dakwah Ini Dukung Kebijakan Pemkab Aceh Besar Hentikan Aktivitas Saat Azan Berkumandang
Foto Organisasi Dakwah Ini Dukung Kebijakan Pemkab Aceh Besar Hentikan Aktivitas Saat Azan Berkumandang

URI.co.id, BANDA ACEH – Organisasi Pemuda Dewan Dakwah Aceh (PDDA) sangat mendukung kebijakan Pemkab Aceh Besar untuk menghentikan semua kegiatan perkantoran dan perdagangan 10 menit sebelum azan berkumandang.

Apresiasi itu disampaikan oleh Ketua PDDA Basri Effendi SH MH MKn, Kamis (24/8/2017). Anak muda yang sering disapa Cek Bas itu mengungkapkan, sudah semestinya daerah yang berlaku Syariat Islam memberlakukan kebijakan seperti ini.

Baca: Takut Diazab karena Suap, Pemuda Ini Keluar dari Polisi dan Pilih Jadi Pendakwah

“Hal ini sangat mendukung tegaknya syariat Islam. Kita menghimbau semua pihak mendukung kebijakan ini dan berharap bisa dicontoh oleh daerah lain di Aceh,” ungkap Basri.

Ia juga meminta agar seluruh aktivitas perkantoran dan tempat-tempat lain di wilayah itu untuk dihentikan saat azan berkumandang dan selanjutnya menuju ke masjid dan meunasah untuk melaksanakan shalat berjamaah.

“Lebih bagus lagi kalau ada seruan serupa dari Gubernur Aceh. Insya Allah kalau seluruh masyarakat dekat dengan Allah, Allah akan turunkan rahmat dan keberkahan di Aceh. Masjid akan menjadi makmur, rakyat jujur, negeri subur, dan pemerintah akur,” ucap Basri Effendi.

Baca: Subhanallah! Kumandangkan Azan Setiap Tiba Waktu Shalat, Pria Miskin Ini Mendadak Kaya

Ia juga berharap 10 menit sebelum azan berkumandang, seluruh aktivitas perkantoran dan usaha untuk dihentikan. “Jadi, masih ada waktu persiapan dan mari sama-sama ke masjid atau meunasah untuk melaksanakan shalat berjamaah 5 waktu,” ajak pengusaha muda asal Banda Aceh tersebut. (uri/anni/addad/BH)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id