Kajati Minta Jaksa Kawal Dana Desa | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Kajati Minta Jaksa Kawal Dana Desa

Kajati Minta Jaksa Kawal Dana Desa
Foto Kajati Minta Jaksa Kawal Dana Desa

BANDA ACEH – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh, Raja Nafrizal SH meminta Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) kejaksaan untuk mengawal penggunaan dana desa. Pasalnya, ia menilai selama ini penggunaan dana desa sering bermasalah, bahkan banyak perangkat desa tersangkut persoalan hukum.

“Keberadaan Tim TP4D dinilai tepat untuk melakukan pencegahan secara preventif dalam mengawasi dan mengawal setiap program desa. Setiap keuchik atau perangkat gampong yang ada di Aceh dapat meminta pendapat hukum kepada Tim TP4D, jangan sampai tersangkut persoalan hukum,” katanya di Banda Aceh, Rabu (23/8).

Salah satu penyebab terjadinya masalah pengelolaan dana desa karena belum lengkapnya regulasi dan petunjuk teknis pelaksanaan keuangan desa serta masih adanya tumpang tindih kewenangan Kementerian Desa dengan Dirjen Bina Pemerintah Desa Kemendagri, sehingga menyebabkan kebingungan dan ketidakpastian bagi perangkat desa.

“Data yang kita terima dari anggota kejaksaan di daerah terkait pengunaan dana desa dan penyalurannya terdapat permasalahan baik dalam penyaluran, penyusunan RPJM, RPBDes maupun terlambatnya pembuatan LKPJ sehingga rawan terjadi penyimpangan,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Asisten Intelijen (Asintel) Kejati Aceh, Rustam SH menambahkan tahun ini Pemerintah Aceh mendapat suntikan dana desa Rp 4.892.571.795.000 atau hampir Rp 5 triliun. Sumber dana ini dari APBN 2017 untuk dibagikan kepada 6.497 gampong yang tersebar di 23 kabupaten/kota.

Tahap pertama sudah disalurkan sekitar 60 persen atau Rp 2.935.543.076.993. Sisanya sekitar 40 persen akan dicairkan pada tahap II (Agustus 2017) sebesar Rp 1.957.028.717.995.

Karena itu, untuk memudahkan para keuchik di Aceh menggunakan dana desa, lanjut Rustam, maka semua Tim TP4D diminta melaksanakan sosialisasi secara serentak tentang penggunaan dana desa pada Kamis (24/8) hari ini. Sosialisasi tersebut merupakan instruksi Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung, Adi Toegarisman SH MH. (mas) (uri/syrafi/orat/AG)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id