Kasus Kanwil Kemenag Dialihkan ke Kejati | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Kasus Kanwil Kemenag Dialihkan ke Kejati

Kasus Kanwil Kemenag Dialihkan ke Kejati
Foto Kasus Kanwil Kemenag Dialihkan ke Kejati

* Alasannya karena Jadi Perhatian Masyarakat

BANDA ACEH – Perkara dugaan korupsi perencanaan pembangunan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Aceh senilai Rp 1,16 miliar dari pagu Rp 1,2 miliar yang menyeret Kakanwil Kemenag Aceh, Daud Pakeh sebagai saksi utama tiba-tiba dialihkan penanganannya dari Kejari Banda Aceh ke Kejati Aceh.

Informasi mengenai dialihkannya penanganan perkara dugaan korupsi tersebut ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh disampaikan oleh Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Banda Aceh, Himawan SH, Rabu (23/8) ketika Serambi mencari tahu kelanjutan penanganan perkara tersebut.

Penanganan perkara itu oleh Kejari Banda Aceh mendapat perhatian serius masyarakat, apalagi Kakanwil Kemenag Aceh, Daud Pakeh sempat menjadi saksi utama dan menjalani pemeriksaan.

Waktu itu, Kajari Banda Aceh, Husni Thamrin SH kepada Serambi mengatakan, Daud Pakeh sempat dua kali dipanggil namun tidak datang. “Seandainya Daud Pakeh juga tidak hadir pada panggilan ketiga, jaksa akan menyemput paksa untuk dimintai keterangan sebagai saksi,” kata Husni yang mengaku geram dengan sikap tidak kooperatif Daud Pakeh. “Saya tidak mau tahu bekingnya siapa. Kalau dia tidak datang hari ini (memenuhi panggilan ketiga waktu itu, red), besok saya jemput dia,” tegas Husni. Ketegasan Husni tentu saja diapresiasi oleh banyak pihak sambil berharap ada sesuatu yang luar biasa yang akan terungkap dari perkara yang sedang ditangani di Kejari Banda Aceh tersebut.

Di tengah tingginya rasa ingin tahu masyarakat tentang bagaimana kelanjutan penanganan perkara itu–termasuk bagaimana kelanjutan hasil pemeriksaan Daud Pakeh–pihak Kejari Banda Aceh memberikan jawaban bahwa penanganan perkara itu sudah dialihkan ke Kejati Aceh.

“Pertimbangannya karena kasus ini lebih banyak menarik perhatian masyarakat, maka kita pertimbangkan untuk kita serahkan ke Kejaksaan Tinggi untuk penangan selanjutnya,” begitu kata Kasi Intel Kejari Banda Aceh, Himawan SH.

Dia menjelaskan, pengalihan penanganan perkara tersebut sudah dilakukan sejak sepekan lalu. Dengan beralihnya penanganan, maka tindak lanjut dari penyidikan dari perkara itu akan menjadi tanggung jawab penyidik Kejati Aceh hingga sampai ke persidangan nanti. Himawan menyatakan, sejak menangani kasus itu pihaknya sudah memeriksa 31 saksi, termasuk Kepala Kakanwil Kemenag Aceh, Drs Daud Pakeh sebagai saksi utama dan beberapa saksi ahli dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) yang diperiksa pertengahan Agustus ini.

Selain itu, pihaknya juga sudah menetapkan dua tersangka yaitu Y selaku PPK pada Kemenag Aceh dan HS selaku Direktur Utama PT Supernova. Meski sudah memeriksa beberapa saksi hingga saksi ahli, namun Himawan memastikan hingga (perkara itu dialaihkan ke Kejati Aceh) belum ada penambahan tersangka. (mas) (uri/atih/artanto/RH)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id