Kuala Nanggroe Juara Liga 3 | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Kuala Nanggroe Juara Liga 3

Kuala Nanggroe Juara Liga 3
Foto Kuala Nanggroe Juara Liga 3

BANDA ACEH – Datang sebagai tim debutan, Kuala Nanggroe FC (KNFC) Banda Aceh menjuarai kompetisi Liga 3 Wilayah Aceh musim 2017, di Stadion H Dimurthala, Lampineung, tadi malam. Kepastian M Ali dkk merengkuh gelar pertama setelah sukses mengubur ambisi skuad Aceh United FC, 1-0.

Keberhasilan pasukan Ustad Nazaruddin-Azhari boleh dibilang cukup mengejutkan. Ya, ini merupakan musim pertama mereka dalam guliran kompetisi kasta terendah itu. Kendati demikian, punggawa KNFC ini sukses meruntuhkan sejumlah klub yang memiliki tradisi sepak bola di Tanah Rencong.

Sementara Aceh United FC, merupakan klub yang pernah berwara-wiri dalam kompetisi tertinggi di nusantara. Kala itu, tim Aceh United bergabung dalam Liga Primer Indonesia (LPI) musim 2011. Sayangnya, klub profesional tersebut hanya mampu bertahan semusim, menyusul dualisme kompetisi di tanah air kala itu.

Dibalik kesuksesan di partai puncak tadi malam, juru latih Kuala Nanggroe berhasil mengukir rekor baru. Ya, Azhari menjadi pelatih pertama di Tanah Rencong yang sukses mencetak hetrik juara dalam Liga 3. Sebelumnya, mantan bintang Persiraja dan PSIM Yogjakarta tersebut sukses bersama PS Pidie Jaya pada musim 2015, dan 2016 lalu. Ayah tiga anak ini melengkapi hetrik itu bersama dengan tim KNFC.

“Alhamdulillah, kami sukses merebut gelar juara wilayah Aceh. Di tingkat nasional nanti, kami akan berbenah. Bahkan, tak tertutup kemungkinan KNFC menambah sejumlah pemain baru dari lokal Aceh,” ungkap Azhari.

Manajer Kuala Nanggroe, Ustad Nazaruddin secara terbuka mengakui, keberhasilan mereka tak lepas dari kerja keras pemain, pelatih, pengurus, dan suporter. Bahkan, untuk duel final tersebut, mereka mendatangkan seribuan fans setianya. “Kami ucapkan terima kasih atas dukungan buat KNFC,” tegasnya.

Bintang kemenangan Kuala Nanggroe pantas diberikan kepada pemain asal Blangpidie, Muhammad Arif. Masuk sebagai pemain pengganti, Arif hanya butuh waktu 12 menit untuk menjebol gawang Aceh United. Gol menit 75 berawal dari kerjasama apik antara Ikhsan Aiyub dan Arief Panigah.

Setelah menerima umpan terobosan dari Ikhsan, Arief Panigah pun bergerak menyisir sisi kanan lawan. Dengan sekali sentuhan, dia memberikan umpan matang kepada Muhammad Arif. Secara cerdik, Arif mengelabui center-bek Aceh United, Agus Mulyadi. Mendapat posisi bebas, Muhammad Arif langsung melepaskan tendangan keras tanpa bisa diselamatkan Aulia Rahman, kiper lawan.

Gol itu disambut gembira oleh ribuan penonton yang memadati Stadion Lampineung. Hingga wasit Arifin mengakhiri pertandingan, tim Kuala Nanggroe sukses mempertahankan keunggulannya 1-0. Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf menyerahkan piala juara kepada punggawa KNFC.

Jujur saja, duel puncak Liga 3 lebih dikuasai Nanda Lubis, Efendi, Ramadhana, Rahmat Sawang, Martunis BA, dan Maretha Uqbah. Mereka lebih agresif dibandingkan Heny ‘Pele’ Musawir, Agus Mulyadi, Seto Ariyadi, Taufiq Aqshar, dan Arianto. Kematangan Muhammad Ali yang berdiri di bawah mistar KNFC menjadi tembok kokoh dalam menghadang serangan lawan.(ran) (uri/aradhia/ayanti/FD)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id