Aktor Berdarah Aceh Ikut Daurah di Tarim | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Aktor Berdarah Aceh Ikut Daurah di Tarim

Aktor Berdarah Aceh Ikut Daurah di Tarim
Foto Aktor Berdarah Aceh Ikut Daurah di Tarim

OLEH AIDIL RIDHWAN, putra Aceh asal Pante Garot, Pidie, melaporkan dari Tarim, Yaman

SALAH satu tempat belajar di Kota Tarim, Provinsi Hadhramaut, Republik Yaman, adalah Pondok Pesantren Darul Musthafa. Di antara salah satu agenda tahunan dayah asuhan Al Habib Umar bin Hafidh ini ialah mengadakan daurah (sejenis pesantren kilat) di musim panas yang berlangsung 40 hari.

Dari pihak dayah, aktivitas daurah sengaja diadakan bertepatan dengan liburan musim panas agar semua kalangan bisa mengikutinya. Untuk tahun ini, daurah dimulai awal bulan Syawal dan berakhir pada 19 Zulkaidah. Maka tak heran, peserta yang ikut daurah pun beragam suku, bahasa, warna, dan status sosial.

Uniknya, para peserta daurah tidak hanya masyarakat pribumi. Banyak juga peserta yang datang dari luar negeri. Sebut saja dari Amerika Serikat, Afrika Selatan, Inggris, Australia, Qatar, Dubai, Singapura, Thailand, Malaysia, Indonesia, dan tak terkecuali dari Provinsi Aceh, tanoh lon cinta.

Yang lebih menakjubkan lagi, di antara peserta daurah itu ada juga dari kalangan artis perfilman Indonesia. Saya sebut saja namanya Alfie Alfandi. Pria berdarah Aceh itu adalah pemeran Ustaz Jefri Al Bukhari dalam film ‘Hijrah Cinta’, sebuah film yang mengangkat kisah kehidupan almarhum ustaz yang akrab disapa ‘Uje’ itu. Selain berperan sebagai Uje, Alfie juga pernah memerankan sosok Domino di film ‘Para Pencari Tuhan’.

Pada saat pertama kali mengobrol dengannya, ketika dia tahu saya berasal dari Aceh, Alfie langsung berujar, “Owh Aceh? Salah satu orang tua saya orang Aceh juga, dari Lhokseumawe! Peu haba?” tanyanya menggunakan dialek dan intonasi khas Aceh.

Di suatu majelis, Alfie pernah diberi kesempatan oleh Al Habib Umar untuk berpidato di depan para habaib lainnya. Aktor ini lantas bercerita tentang pribadian yang bergelut di dunia akting. Di akhir kalam, ke depannya, ia akan mengajak teman-teman artis lainnya untuk sama-sama mengikuti daurah tersebut karena besar manfaatnya.

Memang, daurah merupakan salah satu alternatif bagi mereka yang tak punya waktu khusus untuk belajar agama. Selain itu, juga sangat berefek besar bagi mereka yang ingin mendalami keagungan Islam. Dari peserta daurah, tak sedikit pula para mualaf lintas benua yang telah saya sebutkan di atas yang benar-benar merasakan keagungan Islam saat mereka berada di daurah ini.

Pernah ada yang bertanya kepada salah satu peserta asal Liverpool, Inggris, tentang ketertarikannya pada daurah di Tarim. Jawabannya adalah karena hatinya merasa tenang dan damai ketika berada di kota berjuluk ‘Sejuta Wali’ ini.

Selain itu, di Tarim, dia juga benar-benar merasakan keagungan Islam. Hal itu terpancar dari kemuliaan akhlak dan perilaku warga setempat ketika berinteraksi dengan orang lain.

Saya amati, apa yang mereka katakan memang benar adanya. Warga Tarim benar-benar mengaplikasikan ajaran Islam secara utuh sesuai anjuran Allah dan rasul-Nya. Hal-hal kecil semisal mengucapkan salam, bermuka manis, senang membantu, saling menghargai, saling berbagi, tidak menjelekkan orang lain, tidak menyoraki orang lain di saat bersalah dan kalah, saling menasihati, serta mendoakan sesama adalah perilaku warga yang tak asing lagi saya temukan di sini.

Ternyata, akhlak seperti itulah yang menjadikan mualaf-mualaf dari Eropa, Amerika, dan benua lainnya merasa betah dan senang berlama-lama di Tarim. Mereka merasa ketenangan dan benar-benar merasakan keagungan Islam.

Begitulah halnya, ketika ajaran Islam sesuai tuntutan Allah dan Rasulullah benar-benar diaplikasikan dalam kehidupan bermasyarakat. Dan itulah dakwah Islam yang sebenarnya; berdakwah dengan akhlakul karimah dan mau’idhah hasanah.

Semoga kebajikan ini menjadi teladan bagi kita semua. Wallahu ‘alam.

* Jika Anda punya informasi menarik, kirimkan naskahnya serta hasil scan kartu identitas bersama foto Anda ke: [email protected] (uri/anni/addad/BH)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id