Jalan Nasional di Aceh Timur Tambal Sulam | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Jalan Nasional di Aceh Timur Tambal Sulam

Jalan Nasional di Aceh Timur Tambal Sulam
Foto Jalan Nasional di Aceh Timur Tambal Sulam

BANDA ACEH – Beberapa titik ruas jalan nasional di lintasan Kabupaten Aceh Timur sudah rusak kembali, sehingga harus ditambal lagi. Padahal jalan tersebut baru setahun lalu selesai diaspal rekanan. Kondisi ini membuat penggunan jalan tidak nyaman saat berkendara.

Anggota DPRA asal Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky menyampaikan hal ini saat meninjau ruas jalan negara di kawasan Aceh Timur dua hari yang lalu.

“Dengan anggaran pembangunan dan rehab setiap tahun yang besar mengesankan jalan yang diaspal kemudian tambal sulam adalah pemborosan meski itu dari APBN,” ujarnya, yang didampingi sejumlah masyarakat.

Iskandar mengatakan, selama ini, proyek yang bersumber dari APBN dan ditangani oleh Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional kerap luput dari pengawasan lantaran, pihak legislatif terlalu fokus pada pengawasan yang bersumber dari APBA atau APBK. Padahal, angkanya lebih besar karena bersumber dari APBN.

“Kita juga ingin tahu pemerintah melalui balai besaran biaya rehab jalan nasional ini,” sebut dia.

Bekas wartawan ini menyebutkan, pihaknya menemukan sejumlah ruas jalan yang baru siap diaspal dalam rentang waktu setahun sudah bopeng-bopeng di sejumlah titik. Kemudian ditambal lagi sehingga badan jalan tidak lagi rata seperti sedia kala. “Pengendara seperti berjalan diatas batu padang pasir saja.

Untuk itu, Iskandar yang juga Ketua Fraksi PA di DPRA ini meminta Dirjen Bina Marga (BM) Kementerian Pekerjan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktur Pembangunan Jalan Bina Marga serta Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional 1 untuk memperhatikan permasalahan ini, tidak terkesan buat jalan asal jadi.

“Coba lihat jalan negara di kawasan Alue Lhoek sampai Sungai Raya, Kemudian Simpang Ulim, Julok, dan juga Peudawa, serta Idi,” pungkas Ketua Fraksi Partai Aceh di DPRA ini. (yuh) (uri/aradhia/ayanti/FD)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id