Seleksi CPNS S1 Akhirnya di Aceh | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Seleksi CPNS S1 Akhirnya di Aceh

Seleksi CPNS S1 Akhirnya di Aceh
Foto Seleksi CPNS S1 Akhirnya di Aceh

* Kuota Kemenkumham Aceh 73 Orang

BANDA ACEH – Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) lulusan S1 untuk jajaran Kemenkumham se-Indonesia yang sebelumnya direncanakan di Jakarta, akhirnya diubah untuk dilaksanakan di Kanwil Kemenkumham provinsi masing-masing, termasuk yang memperebutkan 73 orang kuota Aceh, maka akan dilaksanakan di Banda Aceh.

Informasi ini awalnya diperoleh Serambi dari Anggota DPRA, Iskandar Usman Al-Farlaky, Selasa (22/8) sore. Ia mengaku kemarin dihubungi Kepala Divisi (Kadiv) Administrasi Kanwil Kemenkumham Aceh, Zulkifli SH MH yang menginformasikan hal ini. “Alhamdulillah perjuangan kita agar tes dilakukan di Aceh sudah berhasil,” kata Iskandar.

Sebelumnya, Ketua Fraksi Partai Aceh ini melayangkan protes terkait kebijakan tes CPNS S1 di Jakarta. Ia tak setuju kebijakan itu karena menyulitkan lulusan S1 di Aceh, sehingga ia juga meminta agar pusat mengubah kebijakan ini untuk tes dilaksanakan di Aceh. Dikonfirmasi Serambi tadi malam, Zulkifli SH MH selaku Ketua Panitia Daerah Aceh mengatakan perubahan kebijakan ini baru kemarin, Selasa (22/8), diputuskan Pemerintah Pusat dalam pertemuan pihak Menpan-RB, Badan Kepegawaian Negara (BKN), dan Kemenkumham Pusat setelah mendengar laporan panitia daerah se-Indonesia, termasuk dari Aceh yang sebelumnya permintaan perubahan kebijakan ini juga disampaikan pihak Ombudsman dan DPRA.

Menurut Zulkifli, dengan perubahan kebijakan ini, masa pendaftaran secara online ke http://cpns.kemenkumham.go.id yang sudah dibuka sejak 1 Agustus tetap hingga 26 Agustus 2017. Pengajuan permohonan maupun berkas administrasi lainnya juga masih sama seperti sebelumnya, tak dikirim melalui Pos ke Kanwil Kemenkumham Aceh, melainkan di-scanning, kemudian dikirim secara online ke Menteri Hukum dan HAM melalui alamat website itu dan proses seleksi administrasi juga di Kemenkumham Pusat.

“Yang membedakan dengan kebijakan sebelumnya adalah saat peserta sudah dinyatakan lulus administrasi, maka Seleksi Kompetensi Dasar melalui Computer Assisted Test (CAT) untuk S1 yang awalnya direncanakan di Jakarta, kini juga akan dilakukan di Banda Aceh setelah selesainya Seleksi Kompetensi Dasar melalui CAT untuk peserta lulusan SMA/sederajat,” jelas Zulkifli.

Jika sudah lulus CAT, kata Zulkifli, seleksi substansi untuk S1 juga dilaksanakan di Aceh, kecuali seleksi tahap akhir berupa wawancara di Jakarta. “Namun lulusan S1 yang sudah mendaftar secara online menggunakan ijazah SMA/sederajat untuk jabatan sipir, tak bisa lagi mengulang pendaftaran menggunakan ijazah S1,” kata Zulkifli.

Seperti diberitakan sebelumnya, rincian 73 formasi lulusan S1 adalah 18 orang untuk pembimbing kemasyarakatan dengan kualifikasi pendidikan psikologi/sosiologi, dan hukum. Kemudian 51 orang untuk analis keimigrasian pertama dengan kualifikasi pendidikan hukum, sosial politik, ekonomi, akuntansi, komunikasi, teknik informatika, ilmu komputer, sistem informasi, dan teknik. Selanjutnya untuk dokter umum satu orang dan perawat tiga orang. Informasi lebih lanjut mengenai penerimaan CPNS lulusan SMA/sederajat dan S1 tersebut dapat diakses di http://cpns.kemenkumham.go.id.

Untuk Sipir Sudah
30 Ribu Pendaftar
ZULKIFLI juga menginformasikan sejak dibuka pendaftaran 1 Agustus 2017 hingga kemarin, sudah sekitar 30 ribu putra-putri lulusan SMA/sederajat di Aceh mendaftar secara online melalui https://sscn.bkn.go.id. Pendaftaran online ini juga hingga 26 Agustus 2017.

Pelamar akan memperebutkan 583 posisi penjaga tahanan/napi (sipir) se-Aceh sesuai kuota Kanwil Kemenkumham Aceh. “Dari jumlah yang sudah mendaftar itu, berkas yang sudah masuk ke Kanwil Kemenkumham Aceh melalui PO BOX 123 sekitar 9.000 dan sekitar 8.000 di antaranya sudah diverifikasi,” demikian Zulkifli. (dan/sal) (uri/sih/ebrinaldy/AF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id