Empat Gampong Terima Bandes | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Empat Gampong Terima Bandes

Empat Gampong Terima Bandes
Foto Empat Gampong Terima Bandes

* Total Rp 1 M Per Desa

BANDA ACEH – Empat –dari 18–gampong di Kota Sabang yaitu Cot Ba’U, Paya Seunara, Gampong Kuta Barat, dan Balohan, mendapat alokasi dana bantuan desa (bandes) pada tahun 2017 ini. Masing-masing desa mendapat bantuan sebesar Rp 1 miliar.

“Dana bandes untuk keempat gampong tersebut bervariasi. Gampong Cot Ba’U mendapat Rp 1,137 miliar, Paya Seunara Rp 1,087 miliar, Desa Kuta Barat Rp 1,034 miliar dan Balohan Rp 1,137 miliar,” kata

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kota Sabang, Iskandar Muda, saat melakukan pertemuan dengan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (PMG) Aceh, Prof Dr Ir Amhar Abubakar MSc di Kantor Desa Cot Ba’U, Kecamatan Suka Jaya, Sabang, Selasa (21/8),

Dikatakan, empat gampong tersebut mendapat tambahan dana bandes sedikit lebih besar. Kalau jumlah alokasi bantuan dasar setiap desa semuanya sama yaitu Rp 720 juta. Karena ada tambahan dana bandes, dari alokasi dasar bandes, jumlah bantuan desa keempat gampong itu bertambah menjadi lebih Rp 1 miliar.

Iskandar mencontohkan Gampong Cot Ba’U. Gampong ini menerima bantuan alokasi dasar sebesar Rp 720 juta. Tapi, karena mendapat tambahan dana bandes atas penghitungan indikator jumlah penduduknya yang lebih 5.300 jiwa, jumlah penduduk miskinnya mencapai 623 orang, luas wilayah, indeks kesulitan geografis masih tergolong tinggi, maka Cot Ba’U mendapat tambahan dana bantuan desa sebesar Rp 417 juta lebih. “Jadi kalau dijumlahkan, Cot Ba’U menerima total bantuan pada tahun 2017 ini sebesar Rp 1,137 miliar,” jelasnya.

Ditambahkan Iskandar, pengalokasian dana bandes oleh pemerintah pusat sebagai upaya percepatan pembangunan infrastruktur dasar, seperti pembangunan jalan, jembatan, embung, dan lainnya cepat tuntas, ekonomi masyarakat bisa digerakkan, melalui program swadaya atau swakelola dengan sistem kerja gotong royong.

Sementara Keuchiek Gampong Cot Ba’U, Akmalun Nazri mengatakan, sejak tahun 2015-2017, bantuan desa yang diterima gampongnya digunakan sesuai ketentuan permendes/p[ermendagri dan PMK Menkeu. Diantaranya, untuk pembangunan infrastruktur dasar masyarakat gampong. Selain itu, katanya, pihaknya melalui Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) sudah membuka jasa sewa transportasi, yaitu satu unit mobil innova dan bus. Hasil yang dicapai dalam unit usaha jasa transportasi itu, dari Desember 2016-Agustus 2017 sudah mencapai Rp 33,4 juta.

Jangan Diselewengkan
Sementara itu, Kepala Dinas Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (PMG) Aceh, Prof Dr Ir Amhar Abubakar MSc yang didampingi Satker Dana Bandes, Uli mengatakan, misi kunjungan Dinas BPMG Aceh ke Desa Cot Bau, Kota Sabang adalah untuk melihat program usulan kegiatan pembangunan yang akan dilaksanakan Desa Cot Ba’U.

Bantuan itu, kata Amhar, harus dijadikan sebagai keberkahan, ketentraman dan kesejahteraan bagi masyarakat Gampong Cot Ba’U, bukan sebaliknya. “Jangan ada yang melakukan penyimpangan dan penyelewenangan. Dana itu akan diaudit dan diperiksa auditor internal pemerintah maupun ekternal seperti Inspektorat, BPKP, BPK, dan KPK,” katanya.

Untuk membantu pengelolaan dana bantuan desa itu, Dinas PMG Aceh, kata Amhar Abubakar, memberikan pendamping pengelolaan dana bantuan desa ke kabupaten/kota, kecamatan dan desa-desa. Sebelum diturunkan ke desa-desa, pendamping bandes akan dilatih tentang pengelolaan dana bantuan desa. “Mereka disiapkan untuk menjadi pendamping bandes, bisa membantu tugas keuchiek dan perangkat desa dalam menyusun program kerja penggunaan dana desa yang tujuannya untuk membangun ekonomi masyarakat setempat,” ungkapnya.(her) (uri/gie/iyadie/OR)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id