Wabup Sosialisasi Bahaya Narkoba | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Wabup Sosialisasi Bahaya Narkoba

Wabup Sosialisasi Bahaya Narkoba
Foto Wabup Sosialisasi Bahaya Narkoba

BLANGPIDIE – Wakil Bupati Aceh Barat Daya (Wabup Abdya) Muslizar MT bertindak sebagai pembina atau inspektur upacara di sekolah pada setiap Senin. Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka sosialisasi bahaya narkoba di kalangan siswa sekaligus memberikan motivasi agar siswa lebih tekun dan disiplin belajar.

Wabup sengaja merahasiakan sekolah yang akan dikunjungi untuk melihat tingkat kedisplinan kehadiran dewan guru dan siswa. Sekolah pertama dipilih sebagai pembina upacara Senin (21/8) pagi adalah SMA Negeri 5 Abdya di Desa Suak Labu, Kecamatan Tangan-Tangan.

Muslizar MT yang dilantik sebagai Wabup Abdya 14 Agustus tiba di depan SMA 5 Abdya pukul 08.00 WIB didampingi ajudan. Sesuai jadwal upacara sudah tiba, Wabup langsung menggembok pintu pagar masuk sekolah tersebut sehingga siswa dan dewan guru yang terlambat datang harus berdiri di luar pagar.

Ketika tampil sebagai pembina upacara di SMAN 5 Abdya, Wabup Muslizar MT mengatakan narkoba sangat membahayakan kesehatan generasi muda sebagai pewaris masa depan. Karenanya, ia menekan agar jangan sekali-kali menggunakan narkoba.

“Sukses hanya bisa diraih bukan ditentukan dimana kita bersekolah, tapi sangat tergantung semangat, tekun dan disiplin,” kata Muslizar di hadapan siswa dan dewan guru SMAN 5 Abdya. Wabup mengatakan sengaja memilih SMAN 5 Abdya yang pertama sebagai pembina upacara setelah dilantik sebagai Bupati Abdya karena ingin bernostalgia. Sebab, ia merupakan lulusan sekolah tersebut tahun 1993/1994 ketika itu masih SMA Swasta Tangan-Tangan.

“Dulu, disebut sekolah bodrex. Ketika masih tercatat sebagai siswa, kami sering bawa cangkul untuk menutup lubang kerbau dalam kompleks sekolah,” kata Muslizar MT kepada Serambi, mengenang masa lalu. Muslizar mengaku sedikitnya pernah belajar di lima sekolah tingkat SLTA, yaitu STM Meulaboh, SMA Tapaktuan, SMA Manggeng dan SMA Blangpidie, kemudian lulus di SMA Swasta Tangan-Tangan.

“Saya jelaskan hal ini sebagai motivasi kepada para siswa bahwa suskes bukan ditentukan dimana kita bersekolah, tapi disiplin dan ketekunan sangat menentukan,” katanya.(nun) (uri/itri/elmeizar/FD)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id