MPD: Cairkan Dana Guru | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

MPD: Cairkan Dana Guru

MPD: Cairkan Dana Guru
Foto MPD: Cairkan Dana Guru

SUBULUSSALAM – Majelis Pendidikan Daerah (MPD) mendesak pemerintah segera mencairkan dana sertifikasi dan nonsertifikasi guru. “Kita berharap pihak Disdikbud Subulussalam merespons keluhan guru tentang dana nonsertifikasi tahun ini,” kata Ketua MPD Kota Subulussalam Jaminuddin Berutu kepada Serambi kemarin.

Disebutkan pihak dinas diminta tidak menunda-nunda pencairan dana nonsertifikasi maupun sertifikasi para guru. Jaminuddin menyesalkan sering terlambatnya pencairan dana untuk guru. Karena itu Jaminuddin meminta agar dana guru dicairkan per triwulan bukan per semester. Menurut Jaminudin dalam beberapa pekan terakhir pihaknya di MPD banyak didatangi guru menyampaikan keluhan mereka seputar dana nonsertifikasi.

”Ini kan mau Lebaran Haji, guru juga banyak kebutuhan,” katanya. Menurut Jaminuddin pihaknya telah menanyai kepada Disdikbud Subulussalam melalui sekretaris dinas Hermaini. Berdasarkan keterangan dana nonsertifikasi maupun sertifikasi guru telah diajukan tiga pekan lalu.

“Karenanya, BPKD harus segera memproses dana guru ini, jangan buat guru resah tiap tahun karena selama ini guru selalu jadi korban akibat dana yang menjadi hak mereka tertunda-tunda,” ujar Jaminuddin. Pada bagian lain Jaminuddin meminta Kadisdikbud Subulussalam Irwan Yasin agar mereformasi manajemen khususnya yang berkaitan dengan pengelolaan dana dan hak-hak guru. Dia meminta agar Kadis lebih fokus mengurusi kepentingan guru.

Sebab menurut Jaminuddin, saban tahun persoalan keterlambatan pencairan dana di kalangan guru terjadi sehingga membuat tenaga pendidik harus menunggu. “Tiap tahun urusan ini saja, keluhan guru selalu soal masalah lambat dan tertunda-tundanya pencairan dana baik sertifikasi, nonsertfikasi dan lainnya jadi perlu perbaikan dan pembenahan,” tegas Jaminuddin.

Sudah Diajukan
Sementara itu Sekretaris Disdikbud Subulussalam H Hermaini MM yang dikonfirmasi Serambi membenarkan kalau dana nonsertifikasi dan sertifikasi para guru di daerah itu belum dicairkan. Menurut Hermaini sebenarnya dinas telah mengajukan sejak tiga pekan lalu ke BPKD namun ada persoalan dalam keuangan yakni rasionalisasi anggaran di semua dinas. Karena itu, pihak BPKD belum memproses pencairan dana guru yang jumlahnya mencapai Rp 4 miliar tersebut. “Sudah kita ajukan tapi kemarin ada kendala, karena proses rasionalisasi anggaran jadi tertunda,” katanya. Hermaini menjelaskan hingga kini dinas terus mengawal proses pencairan dana guru. Dikatakan, dari Rp 4 miliar dana guru yang akan dicairkan, Rp 600-an juta merupakan nonsertifikasi dan selebihnya sertifikasi.(lid) (uri/syrafi/orat/AG)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id