Pemkab belum Bayar Uang Jampersal Bidan Sejak 2016 | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Pemkab belum Bayar Uang Jampersal Bidan Sejak 2016

Pemkab belum Bayar Uang Jampersal Bidan Sejak 2016
Foto Pemkab belum Bayar Uang Jampersal Bidan Sejak 2016

SINGKIL – Uang jaminan persalinan (Jampersal) bidan di Kabupaten Aceh Singkil belum dibayar sejak pertengahan 2016. Kondisi membuat para bidan mengeluh terutama yang telah membantu puluhan persalinan. Sebab mereka sudah mengajukan klaim, namun tak kunjung dibayar.

Anggota DPRK Aceh Singkil Taufik, Selasa (22/8) mengatakan, menurut informasi yang diterima pihaknya dana Jampersal sudah ditransfer ke rekening daerah. Sehingga sangat layak bidan mempertanyakannya apalagi yang belum dibayar tahun lalu. “Ini sudah 2017 tapi uang Jampersal bidan tahun 2016 belum dibayar,” kata politikus PDI Perjuangan tersebut.

Berdasarkan informasi dari bidan, uang Jempersal belum dibayar sejak Juni 2016 sampai sekarang. Uang tersebut sebelumnya tidak pernah terkendala. “Ada yang bantu melahirkan hampir seratus orang, sekali membantu persalinan Rp 600 ribu. Kami juga tidak menyetujui jika ada potongan,” ujar seorang bidan.

Sekda Aceh Singkil Drs Azmi ketika dikonfirmasi permasalahan tersebut langsung menelpon pihak Dinas Kesehatan setempat. Berdasarkan keterangan Dinas Kesehatan, sebut Azmi, uang Jampersal bidan belum dibayar lantaran ada kesalahan kode rekening.

“Penyebabnya karena ada kesalahan kode rekening, sedang dibuat Perbub perubahannya. Selesai Perbub ditanda tangan bisa langsung diproses,” kata Sekda. Disebutkan pembuatan Perbub perubahan kode rekening diperkirakan selesai dalam tiga hari ke depan. Sekda meminta bidan bersabar lantaran tidak terlalu lama lagi haknya akan diterima. “Dalam waktu dekat selesai. Laporan dari Dinas Kesehatan tadi sudah hampir rampung,” ujarnya.

Ketika ditanya posisi uang saat ini, Sekda memastikan uang Jampersal Bidan masih ada di rekening kas daerah. Hal itu setelah ia kembali bertanya kepada pihak Dinas Kesehatan serta Kepala Badan Keuangan Aceh Singkil. “Uangnya masih berada di rekening kas daerah,” tegas Sekda.(de) (uri/nton/ariana/AM)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id