Mantan Sekda Atim Divonis Penjara 5 Tahun | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Mantan Sekda Atim Divonis Penjara 5 Tahun

Mantan Sekda Atim Divonis Penjara 5 Tahun
Foto Mantan Sekda Atim Divonis Penjara 5 Tahun

* Putusan Banding di Pengadilan Tinggi Tipikor

IDI – Hakim Pengadilan Tinggi (PT) Tipikor Banda Aceh memperberat hukuman mantan Sekda Aceh Timur, H Syaifannur SH MH menjadi 5 tahun penjara. Vonis ini lebih berat dari putusan Pengadilan Negeri Tipikor Banda Aceh yang sebelumnya memvonis Syaifannur penjara 3 tahun, ditambah denda Rp 50 juta dan diwajibkan membayar uang pengganti Rp 217.160.000.

Vonis PN Tipikor Banda Aceh ini juga lebih ringan dari tuntutan Jaksa yang menuntut menuntut Syaifannur dengan hukuman penjara 6 tahun 6 bulan. “Hakim PT Tipikor Banda Aceh memperberat hukuman penjara menjadi 5 tahun. Sedangkan hukuman denda dan uang pengganti tetap sama dengan putusan PN Tipikor Banda Aceh,” ungkap Plh Kajari Aceh Timur, Abdul Kahar Muzakkir SH MH melalui Kasi Pidsus Helmi Abdul Azis SH, Selasa (22/8).

Helmi mengatakan, pihaknya telah menerima salinan putusan tersebut dari PT Tipikor Banda Aceh sejak Jumat 19 Agustus 2017 lalu. Sementara putusan Pengadilan Tinggi Tipikor dikeluarkan 27 Juli 2017 oleh Majelis Hakim Tipikor yang diketuai oleh Maratua Rambe SH MH, dengan anggota Majelis Syifoni SH MHum, dan H Sudirman SH MH.

“Saat ini kami sedang menunggu apakah putusan ini diterima atau ada yang melakukan upaya hukum lagi. Kalau nantinya sudah inkrah, maka langsung dieksekusi dengan hukuman yang diputuskan Pengadilan Tinggi Tipikor,” ungkap Helmi Abdul Azis.

Kasus SPPD Fiktif
Mantan Sekda Aceh Timur, H Syaifannur SH MH ini divonis atas kasus korupsi dengan modus Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif di Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Aceh Timur, tahun 2011.

Karena tidak puas dengan putusan pengadilan tingkat pertama (PN Tipikor Banda Aceh), Syaifannur kemudian melakukan banding ke Pengadilan Tinggi Tipikor Banda Aceh, tapi hakim PT Tipikor malah memperberat hukuman Syaifannur dari 3 tahun menjadi 5 tahun penjara.(c49) (uri/ngbert/atoel/EL)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id