Teuku Raja Aceh Simpan Bendera Masa Raja Trumon Teuku Raja Iskandar | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Teuku Raja Aceh Simpan Bendera Masa Raja Trumon Teuku Raja Iskandar

Teuku Raja Aceh Simpan Bendera Masa Raja Trumon Teuku Raja Iskandar
Foto Teuku Raja Aceh Simpan Bendera Masa Raja Trumon Teuku Raja Iskandar

URI.co.id, SINGKIL – Kerajaan Trumon, Aceh Selatan mulai memiliki bendera semasa Teuku Raja Iskandar akhir. Ia naik tahta menggantikan ayahandanya Teuku H Jafar, sebagai pendiri kerjaan Trumon pada abad ke-18.

Teuku Raja Iskandar merupakan raja kedua. Sedangkan Teuku Raja Aceh, yang kini menyimpan bendera merupakan keturunan ke-10 dari.

“Ayah saya Teuku Raja Ubit keturunan ke-9. Bendera itu mulai ada saat raja Trumon kedua, yaitu Teuku Raja Iskandar,” kata Teuku Raja Aceh, Selasa (22/8/2017) sore di temui di rumah kerabatnya di Tanah Bara, Gunung Meriah, Aceh Singkil.

Baca: Pendiri Kerajaan Trumon Pernah Menjadi Raja Singkil, Begini Ceritanya

Wajar warna bendera mulai pudar ketika ditunjukan pada aktvis Masyarakat Peduli Sejarah Aceh (Mapesa), lantaran usianya sudah ratusan tahun. Bendera itu disimpan di rumah orang tuanya Teuku Raja Ubit. “Warnanya kuning tapi pudar karena sudah lama,” jelas Raja Ade sapaan akrab Teuku Raja Aceh.

Teuku Raja Aceh menceritakan bendera Kerajaan Trumon ada dua macam. Pertama berwarna kuning yang ditunjukan kepada aktvis Mapesa.

Kemudian bendera kedua berwarna hitam. Hanya saja bendera hitam tidak lagi berada di rumah keturunan kerjaan Trumon. Menurut informasi berada di musium Belanda.

Baca: Teuku Raja Aceh: Bendera Kerajaan Trumon Ada Dua Jenis

Bendera warna hitam dinaikan setiap bulan Jumadil Awal, sebagai bendera kerjaan. Sedangkan bendera kuning berkibar saban Jumadil Akhir, lambang kemakmuran kerjaan Trumon, yang dikenal kaya raya.

Keluarga kerjaan Trumon, menyebut ‘alam keramat’ terhadap bendera yang ditunjukan kepada aktvis Mapesa. Tidak menyebut bendera sebagaimana penyebutan sebagain warga Aceh pascaheboh di dunia maya. (uri/ilviana/ebriyani/SF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id