Forum PRB Usul Draft RPJM Kebencanaan | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Forum PRB Usul Draft RPJM Kebencanaan

Forum PRB Usul Draft RPJM Kebencanaan
Foto Forum PRB Usul Draft RPJM Kebencanaan

BANDA ACEH – Forum Pengurangan Risiko Bencana (Forum PRB) Aceh menyiapkan usulan draft untuk diserahkan kepada tim penyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Aceh Cluster Kebencanaan.

Ketua Forum PRB Aceh, Nasir Nurdin kepada Serambi, kemarin, mengatakan, usulan draft untuk RPJM Aceh Cluster Kebencanaan disiapkan oleh satu tim beranggotakan 15 orang dari Forum PRB Aceh. Mereka bekerja sejak Sabtu (19/8) dan dijadwalkan pada Selasa (22/8) sore ini, akan menyerahkan draft tersebut kepada tim RPJM Aceh Cluster Kebencanaan.

Ketua Tim Penyusun Usulan Draft RPJM Aceh Cluster Kebencanaan dari Forum PRB Aceh, Fatimah Syam MSi menjelaskan, proses penyusunan draft diawali dengan diskusi sesama anggota tim dengan melihat visi dan misi pemerintahan Irwandi-Nova, di mana isu kebencanaan dapat masuk ke dalam program-program prioritas pemerintah baru.

Diskusi juga mempedomani dokumen Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) Aceh Tahun 2012-2017. Ada lima fokus program utama dalam dokumen RPB yaitu penguatan peraturan perudang-undangan dan kapasitas kelembagaan, perencanaan penanggulangan bencana yang terpadu, penelitian, pendidikan dan pelatihan, peningkatan kapasitas dan partisipasi masyarakat, dan para pemangku kepentingan lainnya dalam pengurangan risiko bencana, serta perlindungan masyarakat dari bencana.

Menurut Fatimah, berdasarkan dokumen RPB 2012-2017, disusun isu-isu strategis tentang kebencanaan untuk jangka waktu lima tahun ke depan (2017-2022). “Dari isu-isu strategis kebencanaan itulah kita siapkan draft usulan tentang apa yang seharusnya dilakukan ke depan terkait dengan pengurangan risiko bencana,” kata Fatimah didampingi salah seorang anggota tim dari Dewan Pakar Forum PRB Aceh, Dr Ir Syarul MSc.

Sementara itu, Ketua Dewan Pakar Forum PRB Aceh, Dr Taqwadin Husin SH MS menilai, diskusi yang dibangun sesama anggota tim ketika membahas isu-isu kebencanaan sangat berkelas. Taqwadin mencontohkan pernyataan yang dilemparkan Fatimah Syam selaku ketua tim dengan menyebutkan, “Kalau kita sudah menggunakan pendekatan pengurangan risiko bencana berarti semua tahap manajemen bencana mulai dari pencegahan, kesiapsiagaan, mitigasi, darurat dan rehab rekons sudah masuk semua.”

Pernyataan itu ditimpali oleh Taqwadin dengan mengatakan, “Nah, ini sudah kelihatan lulusan magister ilmu kebencanaan. Malah dari perspektif sosial, Aceh sudah masuk dalam kondisi bencana narkoba.”(sal) (uri/ilati/sra/MU)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id