Kadiskes Aceh Minta Bus JCH Bertoilet | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Kadiskes Aceh Minta Bus JCH Bertoilet

Kadiskes Aceh Minta Bus JCH Bertoilet
Foto Kadiskes Aceh Minta Bus JCH Bertoilet

* Untuk Memudahkan Jamaah Mulai Asrama hingga Bandara

BANDA ACEH – Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Aceh, dr Hanif meminta agar ke depan bus pengantar jamaah calon haji (JCH) Aceh dari Asrama Haji Embarkasi Aceh, Banda Aceh menuju Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Blangbintang, Aceh Besar agar dilengkapi toilet.

Kadiskes Aceh menyampaikan hal ini dalam pertemuan dengan Ketua Komisi IX DPR RI, Dede Yusuf dan rombongan yang melakukan kunker ke Asrama Haji Embarkasi Aceh, Banda Aceh, Senin (21/8). Pertemuan di Media Center Asrama Haji Aceh ini juga dihadiri Wagub Aceh, Nova Iriansyah didampingi istri, sejumlah pejabat Kemenkes, BPJS Kesehatan, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Banda Aceh, dan jajarannya, serta Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh.

Menurut Hanif sudah beberapa tahun terakhir bus pengantar JCH Aceh ke bandara tidak dilengkapi toilet. “Tahun depan kami berharap busnya dilengkapi dengan toilet. Lama perjalanan dari Asrama Haji menuju Bandara SIM sekitar dua jam, sudah termasuk dengan waktu di dalam bus, parkir, serta boarding pesawat,” katanya.

Menurut dr Hanif, waktu dua jam tersebut sangat mempengaruhi kondisi jamaah yang 60 persennya tergolong jamaah risiko tinggi (risti). “Menahan air besar atau kecil itu sangat berpengaruh pada kesehatan jamaah,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menyampaikan agar Asrama Haji Embarkasi Aceh dapat dilengkapi dengan poliklinik serta peralatan kesehatan yang lengkap, sehingga pelayanan yang diberikan kepada jamaah dapat lebih baik lagi.

Menanggapi harapan Kadiskes Aceh, Dede Yusuf mengatakan akan menjadi catatan mereka untuk dibahas, bahkan disampaikan ke pusat untuk menyiapkan bus-bus yang dilengkapi toilet. Begitu juga terkait harapan adanya poliklinik di Asrama Haji Aceh yang nantinya dapat menangani kesehatan jamaah haji dan umrah.

Menurutnya, kedatangan mereka juga untuk mengecek langsung pelayanan terhadap jamaah mulai dari embarkasi hingga berangkat dan kembali lagi ke Tanah Air. Selain itu juga memastikan apabila kondisi kesehatan jamaah sudah tertangani, dan mendapatkan obat yang diperlukan selama di Tanah Suci.

“Saat ini saya juga melihat masih bagus (Asrama Haji-red), kalau untuk ditingkatkan pasti karena ini bangunan lama. Sejauh ini Aceh termasuk yang bagus, karena kita juga sudah berkali-kali melihat tempat yang lain tapi ini bagus,” ujar Dede Yusuf yang merupakan mantan aktor laga Indonesia.

Sementara Wakil Gubernur Aceh, Nova Iriansyah menyampaikan saat ini pihaknya sedang mencari skema untuk memperbaiki Asrama Haji, karena bangunannya yang sudah lama. Namun pihaknya akan membicarakan lebih lanjut terkait hal itu bersama pihak-pihak terkait. Sedangkan mengenai bus yang dilengkapi dengan toilet, Nova juga mengatakan akan membicarakan hal itu dengan Kemenag, Kemenkumham, dan Garuda.

“Akan kita follow up agar bus tersebut dapat lebih bagus, apabila sedang tidak musim haji maka bus itu dapat dijadikan bus pariwisata premium,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Dede Yusuf dan Nova Iriansyah turut melepas keberangkatan JCH Aceh kloter 6 yang berasal dari Aceh Tengah, Banda Aceh dan Aceh Besar. Sedangkan hari ini, Selasa (22/8) masuk JCH kloter 7 dari Bireuen, Lhokseumawe, dan Aceh Utara ke Asrama Haji Embarkasi Aceh pada pukul 08.00 WIB. (una) (uri/sih/ebrinaldy/AF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id