Setelah Setor ke Apple Rp 40 Triliun, Kenapa Google Rela Bayar Samsung Rp 46 Triliun? | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Setelah Setor ke Apple Rp 40 Triliun, Kenapa Google Rela Bayar Samsung Rp 46 Triliun?

Setelah Setor ke Apple Rp 40 Triliun, Kenapa Google Rela Bayar Samsung Rp 46 Triliun?
Foto Setelah Setor ke Apple Rp 40 Triliun, Kenapa Google Rela Bayar Samsung Rp 46 Triliun?

SERAMBINEWS.COM – Uang dalam jumlah triliunan rupiah jelas bukan angka yang sedikit.

Tapi perusahaan multinasional Amerika Serikat itu rela membayar ke Samsung, perusahaan elektronik asal Korea Selatan hingga Rp 46,6 triliun.

Ini hal biasa dalam bisnis global yang sedang digeluti Google.

Sebelumnya mereka menyetor Rp 40 triliun ke Apple, sebuah perusahaan multinasional yang berpusat di Silicon Valley, Cupertino, California. AS.

Kini Google memperbarui kontrak lisensinya dengan Samsung.

Baca: WhatsApp Siapkan Fitur Bisa Kirim Uang dan Belanja, Kapan Mulai Dirilis?

Raksasa Mountain View itu ingin memastikan semuas martphone keluaran Samsung mematrikan mesin pencari Google sebagai layanan bawaan alias preinstall.

Untuk ini, Samsung berhak menerima sejumlah duit. Nominalnya tergantung dari pendapatan iklan Google dari layanan preinstall di jejeran perangkat Galaxy.

Menurut prediksi, Samsung bisa meraup 3,5 miliar dollar AS atau Rp 46,6 triliun dari Google.

Selain Samsung, Apple juga menerima kontrak lisensi serupa.

Google dikatakan berani membayar 3 miliar dollar AS atau Rp 40 triliun ke Apple agar mesin pencarinya terpatri otomatis di lini iPhone dan iPad.

Baca: Program Daur Ulang, Apple Hasilkan 1 Ton Emas dari iPhone Bekas

Nominal itu meningkat dari yang sebelumnya cuma 1 miliar dollar AS atau Rp 13 triliun pada 2014 lalu.

Perlu dicatat, nominal yang dibayarkan itu baru berupa estimasi karena transaksinya bertahap selama setahun.

Nilai kontrak yang tinggi bergantung pada banyaknya unit smarpthone yang dijual Samsung maupun Apple selama 12 bulan, sebagaimana dilansir KompasTekno, Senin (21/8/2017) dari Nasdaq.

Hingga kini kesepakatan lisensi antara Google dengan Samsung dan Google dengan Apple masih terus berlangsung.

Baca: Samsung Imbau Konsumen Berhenti Gunakan Galaxy Note 7

Selain dua brandtersebut, ada banyak brand lain yang mematrikan mesin pencari Google sebagai layanan preinstall.

Tepatnya, bisa dibilang semua smartphone Android memasang mesin pencari Google secara otomatis.

Meski demikian, kontrak antara Google dengan Samsung dan Apple dianggap paling penting.

Dua brand tersebut adalah yang paling signifikan menyumbang pendapatan iklan mobile ke pundi-pundi Google.

Baca: Hebat! Anak SMP Ini Direkrut Google dengan Gaji Hampir Rp 3 Miliar per Tahun

Bagaimana tidak, keduanya merupakan penguasa market-share ponsel saat ini.

Diskusi antara Google dan Samsung dimediasi David Eun.

Ia adalah President of Samsung Next, yakni startup milik Samsung di Silicon Valley.

Sebelumnya David Eun adalah Vice President of Content Partnership di Google. (uri/syrafi/orat/AG)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id