Sang Paman Menghilang | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Sang Paman Menghilang

Sang Paman Menghilang
Foto Sang Paman Menghilang

TARMIZI, paman Salsa Sabila atau abang ipar dari Cut Ainul Mardiyah (ibu kandung Salsa) sudah tiga hari menghilang dari Gampong Krueng Seukek, Kecamatan Tangse, Pidie. Menghilangnya Tarmizi dikait-kaitkan dengan mencuatnya kasus penganiayaan terhadap Salsa.

Dia pernah bercerita kepada perawat tentang masalah yang menimpa bocah Salsa, saat anak yatim itu harus dirujuk ke RSU Tgk Chik Di Tiro Sigli. Bahkan, Tarmizilah orang pertama yang membawa Salsa ke RSU Sigli.

Nuraini, istri Tarmizi, kepada wartawan kemarin mengatakan, suaminya sudah tiga hari meninggalkan rumah untuk mencari rezeki di hutan. Suaminya bekerja sebagai pencari madu lebah di hutan.

“Biasanya suami saya saat mencari madu lebah, tiga hari sudah pulang ke rumah. Kali ini suami tidak membawa hp saat pergi. Selama ini suami saya menggunakan ponsel anak kami untuk berkomunikasi,” kata Nuraini.

Menurut Nuraini, ia meminta kepada semua pihak supaya tidak membesar-besarkan kasus yang menimpa Salsa. Dia tak ingin orang yang dicintai seperti suaminya Tarmizi dan adik kandungnya Cut Ainul Mardiyah terjerat masalah hukum.

Sedangkan Cut Ainul Mardiyah menyebutkan, dua buah hatinya dari hasil perkawinan dengan suami pertama telah dibawa abang iparnya. Dua anaknya itu dititipkan pada abang ipar saat di RSU Sigli. Ketika itu, ia pergi ke Pantonlabu, Aceh Utara.

“Saya ke Pantonlabu karena ditaku-takuti abang ipar saya akibat adanya warga di rumah sakit yang menuduh saya telah menganiaya Salsa Sabila. Saya minta tolong sama abang ipar saya untuk membawa pulang kedua anak saya ke Tangse,” sebut Ainul.

Tapi, lanjutnya, kedua anaknya itu tidak berada di Tangse. “ Saya dengar kabar anak saya telah diantar abang saya ke Padang, ke tempat suami pertama saya. Yang saya sedih, abang ipar saya tidak memberitahukan kepada saya saat mengantar ke Padang. Bagaimana dengan sekolah dua anak saya di sini,” tanya Cut Ainul.

Kini Cut Ainul ditimpa musibah secara beruntun. Salsa Sabila belum boleh dikeluarkan dari RSU Sigli, sedangkan dua buah hatinya dari suami pertama telah hilang dari sisinya.

“Saya besarkan anak saya itu dengan banting tulang sendiri, menjadi tukang cuci pakaian,” kata Cut Ainul menyiratkan kesedihan. (naz/c43) (uri/atih/artanto/RH)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id