Banjir Renggut Korban Jiwa | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Banjir Renggut Korban Jiwa

Foto Banjir Renggut Korban Jiwa

* Sungai Cinendang Meluap

SINGKIL – Hujan lebat disertai angin kencang terjadi sejak Minggu (20/3) sore hingga Senin malam (21/3) menerjang sebagian kawasan yang berdampak sungai meluap dan merendam sejumlah desa di Aceh Singkil dan Aceh Selatan.

Di Aceh Singkil, hujan deras memicu Sungai Cinendang Meluap dan merendam enam desa di Kecamatan Simpang Kanan, Selasa (22/3). Desa yang terendam banjir yakni Lae Riman, Silatong, Ujung Limus, Tanjung Mas, Cibubukan dan Desa Serasah.

Sementara itu di Aceh Selatan hujan lebat merenggut seorang korban di kawasan Sibadeh, Kecamatan Bakongan Timur. “Korban terseret arus akibat meluapnya aliran sungai. Jenazahnya sudah ditemukan tadi pagi (Senin-red),” kata Kepala Pelaksana BPBD Aceh Selatan, Erwiandi kepada Serambi, Senin (21/3).

Camat Simpang Kanan, Aceh Singkil Ahmad memperkirakan ada 768 jiwa atau175 kepala keluarga (KK) di enam desa tersebut yang menjadi korban banjir. Sebanyak 20 KK di antaranya berasal dari Desa Lae Riman terpaksa mengungsi ke rumah saudara.

“Ini masih data sementara. Kami masih melakukan pendataan,” ujar Ahmad. Banjir juga membuat arus kendaraan tersendat. Lantaran jalan Singkil-Subulussalam sepanjang 500 meter di kawasan Desa Silatong, tergenang air mencapai 45 centimeter. Banjir mulai merendam lewat tengah hari, kira-kira pukul 13.30 WIB. Sekitar dua jam kemudian air bertambah naik hingga menyebabkan jalan dan pemukiman warga tergenang. Kendati hujan berangsur reda tetapi air dari hulu sungai terlihat masih tinggi, sehingga banjir masih tetap bertahan. Kepala BPBD Aceh Singkil, Sulaiman mengatakan pihaknya sudah memantau lokasi banjir untuk memastikan kondisi.

“Kami turunkan tim ke lokasi banjir. Laporan yang masuk masih sementara melalui SMS dari camat,” ujarnya. Sementara itu lokasi rawan banjir lainnya seperti Singkil, sejauh ini masih aman. Hanya saja warga diimbau waspada banjir. Sebab air yang menggenang wilayah Simpang Kanan, bermuara ke Singkil.

Sementara itu, di Aceh Selatan, hujan lebat disertai angin kencang terjadi sejak Minggu (20/3) sore menerjang sebagian kawasan yang berdampak sungai meluap.

“Cuaca ekstrim seperti ini sangat rawan terjadi longsor. Kita minta masyarakat waspada saat bepergian di titik rawan longsor,” kata Kepala Pelaksana BPBD Aceh Selatan, Erwiandi kepada Serambi, Senin (21/3).

Ia juga menghimbau nelayan untuk mengutamakan keselamatan mengingat cuaca saat ini berpeluang memicu terjadinya gelombang besar. Sementera untuk daerah mana saja yang terkena banjir akibat hujan lebat yang mengguyur Aceh Selatan selama dua hari ini, Erwiandi mengaku hingga saat ini belum menerima laporan. Namun akibat hujan lebat tersebut turut merenggut seorang korban jiwa di kawasan Sibadeh, Kecamatan Bakongan Timur.(tz) (uri/aufik/arahdiba/TF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id